Bosda Gantikan Biling untuk Siswa Menengah di Lampung

Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesra Pemprov Lampung, Heri Suliyanto (ist)
BANDARLAMPUNG, FS – Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesra Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung, Hery Suliyanto, menegaskan, pemerintah telah menyiapkan anggaran sebesar Rp88 milyar, untuk mengcover sekitar 118.000 ribu siswa yang kurang mampu agar bisa menerima Bosda (Bantuan oprasional daerah).

Mantan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan ini melanjutkan, rinciannya 1,5  untuk SMA dan 2,7 juta bagi SMK pertahun, untuk Pemkab/Pemkot yang sudah memilik program bantuan pendidikan seperti Lampung Barat, Way Kanan, dan Bandarlampung, dan Rp600 ribu untuk siswa di daerah yang belum memiliki program bantuan pendidikan, hal ini agar daerah yang telah memiliki program bantuan tidak terputus.

“Pokoknya sekitar Rp88 milyar untuk Bosda, itu baru bisa mengcover sektiar 40 persen siswa dari sekitar 310.000 siwa tingkat menengah di Bumi Ruwai Jurai ini. Jadi jangan ada kekawatiran lulusan siswa SMP kurang mampu tidak bisa melanjutkan sekolah,” imbuhnya, Kamis (23/3).

Lanjutnya, program Bosda tersebut merupakan program yang dicanangkan Gubernur Lampung M Ridho Ficardo, paska pengalihan wewenangan pengelolaan SMA/MA-SMK dari Pemerintah Kabupaten/Kota ke Pemprov Lampung melalui Undang-Undang No 23 Tahun 2014, Tentang Pemerintahan Daerah.


Di Kota Bandarlampung sendiri, sambungnya, ada sekitar 7971 siswa Sekolah Menengah Atas (SMA) di Kota Tapis Berseri terdata sebagai siswa kurang mampu, yang akan diproyeksikan sebagai siswa yang akan menerima Bantuan oprasional daerah (Bosda) Pemerintah Provinsi Lampung.

“Jumlah tersebut merupakan data siswa yang mendapat program bantuan Bina Lingkungan dari Pemkot Bandarlampung, dari total 16638 siswa SMA Negeri di Kota,” tukasnya.

Sebelumnya, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Lampung, Sulpakar, mengaku, telah memberikan sosialisasi kepada siswa dan orang tua, terkait pengalihan kewenangan, dan dihapusnya program bina lingkungan ditingkatan provinsi, melalalui MKKS, untuk rencana program Bosda.

Menurutnya siswa, dan orang tua sudah mengetahui hal tersebut. “Sosilisasi ke siswa dan orang tua, nah untuk siswa yang masih bersekolah dibawah naungan Biling,” pungkas Sulpakar.(ZN)

358 kali dilihat, 2 kali dilihat hari ini

Berita Terkait

Leave a Comment