Boytenjuri Loloskan Peserta Unqualified

Boytenjuri / Foto: Bam

BANDAR LAMPUNG – Ketua Panitia Seleksi Terbuka Ulang Jabatan Pimpinan Tinggi Madya Sekretaris Daerah Lampung, Boytenjuri, menyatakan Surat Keterangan Penilaian (SKP) atau hasil penilaian prestasi kerja berpredikat baik dalam dua tahun terakhir bukan syarat primer.

“Meski tak dilampiri surat prestasi kerja tersebut pelamar bisa saja diloloskan,” kata Boytenjuri, Jumat (30/8).

Pernyataan Boytenjuri ini mensikapi polemik kepesertaan Fahrizal Darminto, dalam lelang jabatan yang mencuat akhir-akhir ini.

Baca Juga:  Pj. Gubernur Lampung Sidak Sejumlah Instansi Pelayanan Publik

Fahrizal, yang kini berstatus Penjabat Sekdaprov Lampung, disebut tak memiliki Surat Keterangan Penilaian sebagaimana tertuang pada salah satu persyaratan dari 18 poin yang ada pada pengumuman seleksi Nomor: 002/Pansel-JPTM/VIII/2019 tertanggal 14 Agustus.

Yaitu di poin delapan yang mengharuskan adanya hasil penilaian prestasi kerja predikat baik dalam 2 tahun terakhir.

Selain Fahrizal, ada lima calon peserta lain yang mengajukan lamaran. Mereka itu adalah Sekkab Lampung Selatan Fredy Sukirman dan Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Lamsel Arsyaf Husein.

Baca Juga:  Pj. Gubernur Lampung Boytenjuri Gelar Open House di Mahan Agung

Lalu, Kepala Badan Keuangan Daerah Pemprov Lampung Minhairin, Kepala Dinas Perkebunan dan Peternakan Lampung Kusnardi, dan Kepala Badan Korpri Provinsi Lampung Edarwan.

“Lolos tidaknya mereka dalam seleksi berkas akan diumumkan secara resmi pada 2 September,” tukasnya.

Kemudian para peserta menjalani tes kompetensi antara 3 hingga 4 September dan pengumunan hasilnya pada 5 September.

Dilanjutkan dengan essay pada 6 September serta pengumuman hasilnya 9 September.

Baca Juga:  Fahrizal Tak Penuhi Syarat Lelang Sekdaprov

“Terakhir, wawancara dan kelulusan pada 11 dan 13 September. Nantinya, hanya ada tiga nama yang diajukan pusat,” jelas Boytenjuri.(BM)

Boytenjuri Fahrizal Darminto Sekdaprov

Posting Terkait