BPKD Tanggamus Minta Pemprov Bantu Zainani

TANGGAMUS – BADAN Pengelolaan Keuangan Daerah Tanggamus mengaku dana untuk bantuan sosial tinggal tersedia Rp90 juta untuk tahun ini.

Menurut Kepala BPKD, Hilman Yoscar, jumlah itu diperuntukkan bagi kebutuhan mendadak. Sedangkan anggaran bansos lainnya Rp100 juta sudah digunakan untuk hibah ke organisasi-organisasi.

“Untuk dapatkan bansos tujuan perorangan yang harus aktif aparat pekon setempat. Kakon harus buat surat permohonan ke bupati, lalu bupati baru keluarkan perintah bayar ke BPKD,” jelasnya, Selasa (20/3).

Baca Juga:  Zainani Akhirnya Meninggal Dunia di Papua

Ia menjelaskan perlunya surat dari kepala pekon karena kedudukannya sebagai pihak yang resmi, dan bisa dimintai pertanggungjawaban. Ini antisipasi adanya penerima bansos fiktif.

Sedangkan terkait masalah yang dialami Zainani, Hilman mengaku bantuan hanya bisa diarahkan ke keluarga, bukan ke pengobatan Zainani.

Sebab posisi Zainani tulang punggung keluarga yang menghidupi ibunya Salha, dan tiga anak Zainani. Sehingga, saat Zainani sakit keluarga tersebut tidak miliki pemasukan.

Baca Juga:  Keluarga Zainani Terima Bantuan Dari Pemkab Tanggamus

Hilman juga minta pihak Pemprov Lampung terlibat, sebab masalah ini termasuk lintas provinsi antara Lampung dan Papua Barat. “Ditambah, tim di tingkat provinsi lebih komplit,” pungkasnya (SB/CD) 

600 kali dilihat, 2 kali dilihat hari ini

BPKD Tanggamus Zainani

Penulis: 
    author

    Posting Terkait

    Tinggalkan pesan