BPOM Lampung Temukan Takjil Gunakan Bahan Berbahaya

Ilustrasi takjil

BANDARLAMPUNG-Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Provinsi Lampung, mengimbau kepada masyarakat agar berhati-hati ketika membeli takjil untuk hidangan berbuka puasa.

Pasalnya, dari hasil inspeksi mendadak BPOM bersama Dinas Kesehatan beberapa waktu lalu, takjil yang sudah diambil sampelnya positif mengandung Rhodamin B, salah satu zat pewarna sintesis yang bisa digunakan pada industri tekstil dan kertas. Zat ini ditetapkan sebagi zat yang dilarang penggunaannya pada mekanan melalui Mentri Kesehatan (Permenkes) No.722/Menkes/Per/V/85.

Kepala BPOM Lampung Setya Murni, mengatakan dari 33 sampel terdapat dua jenis makanan yang mengandung Rodamin B. “Dari pemeriksaan yang kami lakukan atas dua makanan, yaitu cenil dan kue putu mayang mengandung Rodamin B,” tegasnya, Minggu (4/6).

Lanjutnya, pemeriksaan ini dilakukan pada pedagang takjil yang ada di Jalan Dr Susilo dan sekitar Stadion Pahoman. Pedagang yang menjual makanan mengandung Rodamin itu hanya diberikan peringatan dan dicatat namanya untuk memberitahukan tempat produksi makanan yang berbahaya itu.

“Ke depan kami juga akan terus merazia makanan yang berbahaya bagi kesehatan,” katanya.

Sementara itu, berdasarkan data dari Dinas Kesehatan Provinsi Lampung, Rhodamin B adalah salah satu bahan pewarna sintesis makanan yang dilarang penggunaannya di Indonesia utamanya sejak 1985 melalui Peraturan Menteri Kesehatan.

Karena efek samping yang begitu besar, zat ini bahkan tidak hanya berbahaya jika dijadikan pewarna makanan, akan tetapi juga pada produk kosmetik.

Bahkan, unsur berbahaya dalam Rodhamin B tidak hanya terdapat dalam senyawa organiknya, akan tetapi juga senyawa anorganik ataupun ketika terkontaminasi oleh senyawa anorganik lainnya. Untuk itu, sangat penting kiranya mengetahui informasi-informasi inti mengenai zat satu ini.

Berikut adalah beberapa bahaya Rodhamin B pada makanan, yakni Iritasi saluran pernapasan, bibir pecah, kering, terkelupas, gatal dan iritasi kulit, Iritasi mata, hingga keracunan.

Untuk, ciri-ciri makanan mengandung Rhodamin, pada umumnya makanan yang tercampur Rhodamin B biasanya memiliki sedikit rasa pahit, memiliki gumpalan-gumpalan warna serta tidak mencantumkan keterangan merk, produsen dan komposisi yang jelas.

Tak jarang, makanan yang tercampur Rhodamin  B menebarkan bau aneh yang tidak sesuai dengan bau makanan seperti biasa serta menyebabkan tenggorokan gatal beberapa saat setelah mengonsumsinya.

Namun demikian, tampilan dari makanan yang menggunakan zat ini cenderung menarik dan terkesan menawarkan cita rasa tinggi sehingga ketika harga jualnya tidaklah semahal tampilannya, banyak yang tertarik untuk membeli dan mengonsumsinya.(ZN)

Makanan Takjil

Posting Terkait