BRI Penuhi kriteria Layanan Kas Titipan

Kepala Kantor BANK BRI Wilayah Lampung & Bengkulu, Yoshua Palty Hutapea.

BANDARLAMPUNG, FS — BANK BRI dinilai Bank Indonesia sebagai bank yang memenuhi kriteria untuk bekerjasama dalam hal layanan kas titipan. 

Hal tersebut disampaikan oleh Deputi Gubernur Bank Indonesia, Sugeng, saat memberikan sambutan diacara peresmian layanan kas titipan BRI Liwa, yang diadakan di Kantor BANK BRI wilayah Lampung & Bengkulu, beberapa hari lalu.

“Kerja sama layanan kas titipan ini, dilakukan dengan BANK  BRI, karena sudah memenuhi kriteria standar Bank Indonesia, yaitu memiliki banyak kantor cabang di pelosok-pelosok daerah, SDM yang mumpuni, dari segi keamanan dan juga pelayanannya sangat baik”, Ujar dia.

Kepala Kantor BANK BRI Wilayah Lampung & Bengkulu, Yoshua Palty Hutapea, yang menjadi tuan rumah diacara tersebut mengatakan, ini adalah kerjasama yang kedua, sebelumnya sudah pernah dilakukan untuk layanan kas titipan di Kotabumi.
“Kami siap untuk berikutnya, kami ada didaerah-daerah, target BI ditahun 2107 ini, mencapai 107 kas titipan, sekarang baru ada 65, masih kurang 42 lagi, Kami akan siapkan segala infrastruktur yang diharapkan BI, mulai dari tenaga kerja, keamanan, pelayanan, kami siap ditunjuk sebagai Bank Layanan kas titipan” kata Yoshua.
Layanan kas titipan ini bukan hanya melayani masyarakat, tetapi juga untuk bisa bekerjasama dengan bank lain. Karena ini pengelolaan uang, persyaratan harus dipenuhi oleh bank titipan.
Sementara itu, Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Lampung, Arief Hartawan, saat acara tersebut mengungkapkan, BI akan terus menjajaki kemungkinan perluasan layanan kas melalui rencana pembukaan kas titipan di Kabupaten lainnya di Provinsi Lampung. Secara nasional juga sudah ada pemetaan lokasi wilayah, yang akan di bentuk Layanan Kas titipan.

Kabupaten yang diutamakan ialah, yang lokasinya cukup jauh dari Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Lampung, seperti Kabupaten Mesuji, Tulang Bawang dan Tulang Bawang Barat, untuk bisa menjangkau layanan kas di wilayah Timur Provinsi Lampung.
Selama ini, sebelum adanya Kas Layanan titipan di Liwa, perbankan di wilayah Lampung Barat, tetap melakukan upaya pemenuhan kekurangan kas ke Kantor Cabang di Kotabumi atau Kantor Cabang Utama di Kota Bandar Lampung. Melalui jalur darat dengan moda transportasi mobil dan/atau truk box yang harus ditempuh dengan waktu yang cukup lama,  yakni sekitar 6 sampai 7 jam. 

Sebelumnya,  layanan kas titipan telah dilakukan di Kotabumi Lampung Utara yang bekerjasama dengan PT BRI(Persero)  Tbk Kantor Cabang Kotabumi pada tahun 2016. 
Secara nasional,  per 28 Februari 2017, jumlah lokasi kas titipan Bank Indonesia adalah sebanyak 64 kas titipan, ditambah satu lagi yang terbaru di Liwa, berarti saat ini totalnya ada 65.
Sementara layanan kas titipan yang bekerjasama dengan PT BRI(Persero) Tbk dilakukan di sejumlah kota antara lain Kolaka, Kotabumi, Lubuk Linggau, Sampit,  Waingapu,  Dumai,  Blangpidie dan Tual. 
Layanan kas titipan di Kabupaten sangat penting untuk memenuhi kebutuhan uang pecahan, terutama pecahan kecil agar cepat menyebar kemasyarakat. 

Tingkat kerusakan uang pecahan kecil lebih cepat didaerah terpencil, oleh sebab itu bank perlu menyiapkan pecahan tersebut. Hal itu juga untuk mendukung pelaku usaha kecil, karena usaha tersebut masih banyak menggunakan uang pecahan kecil.

Untuk mensortir uang lusuh, atau uang tidak layak edar Bank BRI sebagai bank pelaksana, akan mengumpulkannya, kemudian ditukar dengan yang baru.
Perluasan layanan ini diharapkan dapat meningkatkan peran dan kontribusi Bank Indonesia bagi perbankan dan masyarakat di Provinsi Lampung. (IH)

160 kali dilihat, 1 kali dilihat hari ini

Berita Terkait

Leave a Comment