Bukan Hobi Herman HN

Ngupi Pai

Oleh: ABDULLAH AL MASUD

SETIAP orang tentu punya hobi, termasuk Pak Wali Kota Herman HN.Tak banyak yang tahu soal hobi Pak Herman itu. Tapi yang muncul di media massa Pak Herman suka sekali dengan berutang alias menunda pembayaran. Apakah berutang atau penundaan tersebut adalah hobinya?

Menjawab pertanyaan tersebut belum pernah ditanyakan kepada yang bersangkutan.Tapi faktanya hampir di setiap bidang, Herman HN selalu menunda pembayaran alias berutang.

Lihat saja, Pak Wali Kota banyak berutang kepada guru-guru cukup lama, dengan menunggak pembayaran sertifikasi.

Bukan itu saja, tunggakan juga pernah terjadi kepada Ketua RT, kemudian tunggakan pembayaran kepada petugas kebersihan atau sokli, berikut nya juga kepada polisi pamong praja.

Jika berutang dianggap wajar dan dijadikan kebiasaan, ini akan menjerat pemrintahan sendiri lho… Apalagi dengan posisi sebagai kepala daerah yang dituntut cerdas untuk mengendalikan keuangan pemerintah.

Tentu Pak Wali Kota juga sudah tahu tentang dalil dengan hadis dari Abdullah bin Umar RA bahwasanya Rasulullah SAW bersabda, “Berikan kepada seorang pekerja upahnya sebelum keringatnya kering.” (HR Ibnu Majah). Haram hukumnya menangguhkan gaji pekerja tanpa alasan yang syar’i.

Rasulullah SAW mengibaratkan jarak waktu pemberian upah dan selesainya pekerjaan dengan keringat. Jangan sampai keringatnya mengering, artinya sesegera mungkin setelah ia menyelesaikan pekerjaannya. Tidak menunggu esok, apalagi sampai berbulan-bulan.

Kemudian Imam al-Munawi berdalil dengan hadis Rasulullah SAW, “Menunda penunaian kewajiban (bagi yang mampu) termasuk kezaliman” (HR Bukhari Muslim).

Menurut Al Munawi, orang yang menunda kewajiban, halal kehormatan dan pantas mendapatkan hukuman.” (HR Abu Daud, Nasa-i, Ibnu Majah).

Halal kehormatannya maksudnya ia termasuk dalam salah satu daftar orang yang boleh dibukakan aibnya kepada orang lain. Menunda penunaian gaji adalah salah satu bentuk kezaliman yang boleh dibeberkan tanpa perlu khawatir hal itu termasuk gibah (menggunjing orang lain).

Sebaiknya jangan sampai menunda-nuda pembayaran karena mereka hanya pegawai yang cuma menunggu haknya dalam waktu yang sduah ditentukan.

Bagaimanapun hidup dengan tutup lobang gali lobang dengan menunda pembayaran akan membuat lelah dan dikejar-kejar perasaan bersalah. Akan lebih baik jika Pak Wali Kota berutang dengan pihak ketiga untuk menutupi pembayaran bukan menunda pembayaran….OK

208 kali dilihat, 2 kali dilihat hari ini

Berita Terkait

Leave a Comment