Bulog Lampura Salurkan 6 Ton Beras

ist

KOTABUMI—Pemerintah Kabupaten Lampung Utara melalui Dinas Perdagangan bersama Bulog Divre Lampung menggelar operasi pasar untuk menekan harga jual beras medium yang melambung di pasaran. Bulog menyalurkan 6 ton beras medium.

“Bulog Subdivre Lampung Utara menyediakan beras dalam operasi pasar sebanyak 6 ton. Rinciannya, 5 ton disediakan di Toko Sumber Rejeki Pasar Pagi Kotabumi dan 1 ton di Toko Berkah Jaya. Jumlah tersebut berdasarkan usulan dari dinas perdagangan dan agen yang ditunjuk,” ujar Kasie Analisa Harga Pasar Bulog Lampura, Akhmad Fahmi Yasin.

Ia menjelaskan, ditunjuknya dua toko tersebut  berdasarkan surat perintah dari dinas perdagangan. Adapun jenis beras yang dijual pada operasi pasar merupakan kualitas medium.

“Ada dua tipe beras medium yang dijual, panjang dan bulat. Sedangkan, harga jual pada operasi pasar kali ini, beras dijual Rp8.500 per kg. Ini sudah harga baku yang ditetapkan pemerintah dalam operasi pasar,” ujarnya.

Sementara itu, disinggung mengenai stok beras di gudang Bulog Akhmad tak menyebutkan secara pasti. Namun dirinya mengklaim stok yang ada cukup untuk memenuhi kebutuhan selma 3 bulan kedepan.

Asisten II Pemkab Lampura Syahrizal Adhar menuturkan, kegiatan operasi ini merupakan langkah pemerintah untuk mengurangi beban masyarakat yang berbasis ekonomi menengah kebawah. Pasalnya saat ini harga beras kualitas medium meroket di pasaran.

“Untuk stok beras kualitas III masih bisa dibeli masyarakat di pasar. Tetapi warga lebih memilih membeli beras dengan kualitas I, seperti Rojolele, ataupun kualitas II,” ujarnya.

Kepala Dinas Perdagangan Lampura, Wanhendri meminta pedagang yang menjadi mitra Bulog untuk menjual beras  dengan harga yang sudah ditetapkan,  yakni Rp8.500 per kg.

“Kita ada satgas pangan dari pihak Polres. Jika ada penyelewengan langsung kita tindak, karena kita sudah menetapkan harganya Rp8.500 per kg,” tegasnya.

Pelaksanaan operasi pasar ini tidak berbatas waktu hingga harga beras di pasar kembali stabil. Karena itu, dirinya berharap pelaksanaan operasi pasar dapat berjalan lancar. Pada pelaksanaan operasi pasar pertama, sudah terjual 670 kilogram.

Hendri, pemilik Toko Beras Sumber Rejeki mengatakan, pihaknya sudah menjual beras Bulog sebanyak 13 karung ukuran 15 kilogram. Sedangkan beras yang didagangkan secara eceran, sudah terjual sebanyak 25 kilogram.

“Total yang sudah saya jual beras Bulog hari ini 220 kilogram dengan harga Rp8.500 per kilogram‎,” ujarnya.

Dedi, pedagang beras di Pasar Sentral mengatakan, dirinya ditunjuk langsung oleh dinas perdagangan menjadi mitra dari Bulog untuk menjual beras dalam operasi pasar.

Dirinya membeli dulu beras kepada Bulog sebanyak 1 ton, dengan harga Rp7.600 kemudian dijual seharga Rp8.500.

“Lumayan banyak yang sudah terjual, sekitar 450 kilogram pada hari ini. Ini baru pertama kali, jadi belum banyak yang tahu,” ucapnya.(ri/iv)

6 ton beras bulog lampura

Posting Terkait