Buntut Pilwako, Dua Banteng Betina Metro Perang Dingin

 

Kota Metro-Tuduhan tidak terhadap Legislator PDI Perjuangan Ancilla Hernani yang tidak memperjuangkan kader banteng pada Pilwako lalu yakni Ana Morinda berbuntut panjang.

DPC PDI Perjuangan Kota Metro menggelar rapat dengan DPP secara daring pada Jum’at  (25/3) lalu guna membahas persoalan tersebut.

“Sebenarnya ini menurut saya masalah internal partai, dan tidak layak untuk di bicarakan. Akan tetapi, saya juga tidak bisa membatasi teman- teman media untuk mencari informasi yang berkembang saat ini”, Kata Ancilla usai menghadiri peresmian Mushola An-Nur di Kelurahan Yosomulyo pada Minggu, (04/04/21).

Kendati hal itu persoalan internal partai, namun menurut Ancila hal itu perlu dijelaskan keterkaitan permasalahan di internal partai yang sudah beredar dimedia dan ter-expose demikian adanya.

“Pada prinsipnya saya mengatakan bahwa “Lebih baik diselesaikan secara internal partai itu harapan saya dan saya akan membesarkan Partai PDIP Metro. Dan benar kejadian kisruh internal partai antara saya dengan Anna Morinda (Ketua DPC PDIP Metro),”ungkap Dia.

Ancila mengaku terkejut, karena di dalam undangan rapat itu tidak ada dicantumkan siapa nama sebagai terduga.

“Seharusnya undangan itu diperuntukkan untuk internal DPC PDIP Metro. Akan tetapi mencuat diluar, ini diluar sepengetahuan saya,” ucap Ancilla.

 

Sementara untuk SK sebagai wakil Ketua DPRD Metro, Ancila mengaku hal itu kewenangan DPP.

“Dan untuk SK sebagai Wakil Ketua DPRD Metro itu urusan DPP , kita tunggu sajalah yang berhak mendapatkan SK tersebut,”jelasnya.

Diketahui Anna Morinda sebelum mengikuti Pilkada Walikota Metro tahun 2020 menjabat sebagai Wakil Ketua DPRD Metro. Yang seharusnya Ancilla Hernani yang kini menjabat Wakil Ketua Komisi II Metro menggantikan Anna Morinda sebagai Wakil Ketua DPRD Metro kala itu. Hingga saat ini masih menunggu Surat Keputusan DPP. (Rahmat).

Posting Terkait