Bupati Purworejo akan Naikkan Upah Pekerja Kebersihan

Ilustrasi. (Ist)

PURWOREJO – Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Purworejo, AL Bambang Setyawan mengungkapkan, upah pekerja kebersihan kategori pekerja harian lepas (PHL) masih dibawah UMK. Tidak hanya kecil, mereka juga tidak diberikan jaminan sosial ketenagakerjaan, Rabu (16/1).

“Jumlah tenaga kebersihan ategori PHL ada 195 orang. Mereka dibayar harian, Rp 58.000 bagi tenaga terlatih, dan Rp 48.000 untuk yang tidak terlatih. Jam kerja ditentukan selama 7 jam perhari dengan panjang wilayah tugas 1-1,5 kilometer per orang. Dalam satu minggu, mereka memiliki waktu libur satu hari,” katanya.

Bambang juga mengatakan, pihaknya tengah mengajukan kenaikan upah bagi PHL kebersihan, meskipun nilainya kecil, hanya Rp 5.000 per orang per hari pada tahun 2020 mendatang. Upaya menaikan gaji itu juga pernah dilakukan pada tahun 2017 dengan besaran Rp 3.000 per hari untuk masing-masing pekerja.

“Sedangkan untuk memberikan jaminan sosial ketenagakerjaan, seperti halnya BPJS kesehatan dan ketenagakerjaan, kami terkendala regulasi yang belum dapat menjadi dasar pelaksanaanya,” ujar Bambang menjelaskan.

Sementara itu, Bupati Purworejo, Agus Bastian menjanjikan adanya kenaikan terhadap upah pekerja kebersihan meskipun tidak menyebut besaran kenaikan upah dan kapan akan dilakukan. Hal itu disampaikan saat menggelar acara tasyakuran pengharggaan adipura bersama petugas kebersihan, Rabu (16/1) di Pendopo Kabupaten Purworejo kemarin.

“Berkat pasukan ungu, pasukan yang menjadi garda terdepan kebersihan lingkungan, kita semua bisa meraih penghargaan Adipura yang telah lama kita nantikan. Pemerintah juga akan terus berusaha menaikan penghasilan saudara-saudara sekalian. Untuk itu saya berharap pasukan kebersihan tidak putus semangat menciptakan lingkungan Purworejo yang bersih,” ujarnya.

Penghargaan Adipura yang diraih oleh Pemkab Purworejo tentu menjadi kebanggaan bagi seluruh masyarakat terutama bagi elite pimpinan daerah. Namun siapa sangka, pasukan ungu (sebutan khas petugas kebersihan Purworejo) yang menjadi ujung tombak kebersihan kota yang menjadi dasar penilaian adipura masih berpenghasilan dibawah upah minimum kabupaten (UMK). (*)

Upah PHL

Posting Terkait