Bupati Tulangbawang Awasi Ketat Kinerja OPD

Bupati tulangbawang Hj Winarti, didampingi oleh beberapa pejabat pemkab, Foto bersama dengan rombongan BPKP Perwakilan provinsi Lampung beserta Tim Satuan Tugas Sistem Pengendalian Intern Pemerintah (SPIP) untuk sosialisasi pencegahan korupsi,dan penerapan sistem SPIP.

MENGGALA – Bupati Tulangbawang Hj Winarti pastikan akan menerapkan Sistem Pengendalian Intern Pemerintah (SPIP) terhadap seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dalam penyelenggaraan pemerintahan Winarti-Hendriwansyah kedepan.

Hal tersebut sebagai wujud pengawasan ketat terhadap seluruh kinerja OPD guna meminimalisir adanya berbagai penyimpangan yang menyebabkan kerugian negara hingga jeratan hukum.

Menurut Winarti jika untuk mewujudkan tata kelola penyelenggaran pemerintah yang baik sangat dibutuhkan komitmen dan tanggung jawab bersama seluruh aparatur untuk melaksanakan seluruh program pembangunan yang telah dan akan dilaksanakan.

Baca Juga:  Ratusan Petani dan Nelayan Kembali Demo Kantor Bupati

Sebab kata Winarti, menjalankan tanggung jawab untuk mencapai pemerintahan yang baik tidak mudah sangat butuh dukungan dan komitmen masing-masing individu aparatur karena ketika atau saat menjalankan program bukan hanya sebatas pelaksanaanya saja tetapi harus ada perencanaan, pengawasan hingga evaluasi,agar diketahui hasil maupun kelemahan dari program yang di luncurkan.

“Kemarin Rombongan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Perwakilan Provinsi Lampung yang diketuai oleh pak Jhon Nazaputra beserta Tim Satuan Tugas Sistem Pengendalian Intern Pemerintah (SPIP) datang di Tulangbawang untuk sosialisasi pencegahan korupsi, BPKP juga memberikan saran agar saya menerapkan sistem SPIP guna mendedeksi sejak dini adanya kemungkinan penyimpangan,dan saran tersebut akan saya laksanakan, ” urainya (19/09).

Menurut Winarti, Sistem SPIP adalah sebuah sistem yang memang diharuskan oleh pemerintah  sesuai yang diamanatkan Pemerintah dalam PP No. 60 Tahun 2008 tentang SPIP dan juga Instruksi Presiden Nomor 9 Tahun 2014 tentang Peningkatan Kualitas Sistem Pengendalian Intern dalam rangka Mewujudkan Kesejahteraan Rakyat.

Baca Juga:  Ratusan Petani dan Nelayan Aksi di Kantor Bupati Tulangbawang

Oleh karena itu aku Winarti, pihaknya sangat menyambut baik sosialisasi dan pemahaman tentang pencegahan tindak pidana korupsi pada pemerintah maupun swasta yang diberikan oleh BPKP.

Sebab persoalan korupsi merupakan sebuah masalah besar yang dihadapi oleh pemerintah saat menjalankan berbagai pembangunan atau program yang berhubungan dengan pihak swasta.

“Saya sangat mengapresiasi sosialisasi yang diberikan oleh BPKP, sebagai sebuah upaya dan langkah dan strategi untuk mendorong pencegahan korupsi Kedepan tulangbawang akan menerapkan Sistem SPIP terhadap seluruh Satker sehingga apapun program yang akan dijalankan akan berjalan sesuai aturan hukum bebas dari persoalan korupsi, SPIP bukan saja upaya membentuk sistem administrasi melainkan SPIP juga adalah sebuah Sistem pengendalian yang sangat baik mulai dari Perencanaan, pelaksanaan tanggung jawab dan evaluasi terhadap apa yang telah direalisasikan,bahkan SPIP juga akan dapat merubah sikap dan perilaku seluruh aparatur agat apa yang dijalankan sesuai dengan regulasi,Sehingga memberikan rasa aman dan nyaman kepada pejabat penyelenggara, “ujarnya.

Baca Juga:  Bupati Tulangbawang Berharap Forkopinda Plus Safari Ramadhan ke 15 Kecamatan

Winarti berharap sosialisasi yang diberikan oleh BPKP tersebut  dapat memberikan pencerahan dan manfaat positif bagi seluruh OPD untuk menjalankan pemerintah yang baik.

“Kita mulai semuanya dengan yang baik insya allah akan mendapatkan hasil yang baik, dengan penerapan sistem SPIP kelak tidak ada lagi keraguan maupun ketakutan OPD dalam merealisasikan program pembangunan sebab semua telah diminimalisir oleh sebuah sistem yakni SPIP, “pungkasnya. (Fs-Mr)

Bupati Tulangbawang

Penulis: 
    author

    Posting Terkait

    Tinggalkan pesan