Bupati Waykanan Pimpin Rakor Persiapan World Clean Up Day

Waykanan – Bupati H. Raden Adipati Surya, S.H.,M.M memimpin Rapat koordinasi Persiapan Hari Bersih-Bersih Sampah Se-Dunia “World Clean Up Day” Tingkat Kabupaten Way Kanan didampingi Kapolres AKBP. Doni Wahyudi, S.IK dan Dandim 0427/WK Letkol. Inf. Uchi Cambayong, S.IP, di Aula PKK Pemda Way Kanan, Senin (10/09/2018).

Menyampaikan arahannya, Bupati kelahiran 15 September 1978 itu mengatakan bahwa Kabupaten Way Kanan akan ikut berpartisipasi dalam aksi bersih-bersih sampah se-dunia yang akan dilaksanakan secara serentak di dunia pada tanggal 15 September 2018 mendatang berpusat di Lapangan Sriwijaya Kecamatan Baradatu.

“Dunia menargetkan 5% peserta di dunia dan Saya meminta untuk Kabupaten Way Kanan dengan target 400 ribu peserta ikut berpartisipasi dalam aksi tersebut. Karena pada aksi grebek sampah lalu Kabupaten Way Kanan dinilai telah berhasil maka pada aksi ini dengan target yang lebih banyak pesertanya diharapkan mampu mendapatkan hasil yang lebih baik dari aksi sebelumnya”, ujar Bupati Raden Adipati Surya.

Selanjutnya, Bupati alumni kehormatan IPDN Djatinangor Jawa Barat itu juga mengajak kepada Forum Komunikasi Pimpinan Daerah untuk mengerahkan jajaran dibawahnya untuk ikut berpartisipasi dalam aksi serentak tersebut.

“Dan SKPD yang memiliki UPT dibawahnya juga untuk digerakkan berpartisipasi dalam aksi tersebut. Karena menjadikan kebersihan sebagai budaya adalah hal yang sulit dan mudah-mudahan dengan berpartisipasi dalam kegiatan ini akan menimbulkan rasa kepedulian terhadap kebersihan dimasyarakat meningkat dan kepada SKPD dan instansi vertikal dapat memberikan penjelasan kepada masyarakat bahwa bumi merupakan warisan untuk anak cucu kita yang harus dijaga”, lanjut Bupati Raden Adipati.

Pada rapat yang juga dihadiri oleh para Asisten, para Staf Ahli Bupati, kepala Satuan Kerja Perangkat Daerah dan Camat se-Kabupaten Way Kanan itu, Bupati juga menegaskan bahwa kegiatan tersebut jangan hanya dijadikan sebagai kegiatan seremonial saja tetapi kegiatan yang dapat menumbuhkan aksi-aksi selanjutnya untuk menunjang penilaian Predikat Adipura.

Ditempat yang sama, Sekretaris Daerah Kabupaten, Saipul, S.Sos.,M.I.P mengatakan bahwa Kabupaten Way Kanan akan ikut berpartisipasi dalam aksi bersih-bersih sampah serentak se-dunia yang acara seremonialnya akan dipusatkan di Lapangan Sriwijaya Kecamatan Baradatu dengan target 400 ribu peserta di seluruh Kabupaten Way Kanan mulai tingkat Kabupaten sampai tingkat kampung.

“Untuk Dinas yang memiliki UPT seperti PMK, Kesehatan, P & K, Indag, Perkebunan, PU, Bapenda, Porapar serta instansi vertikal seperti Polres, Kodim, Kementerian Agama untuk dapat mengintruksikan kepada jajaran dibawahnya untuk berpartisipasi dalam aksi tersebut dan melaporkan kegiatan kepada Dinas Lingkungan Hidup sebagai koordinator. Dan kegiatan dapat dilaksanakan pada lingkungan sekitar perumahan, lingkungan kampung, fasilitas umum serta irigasi”, ujar Sekda Saipul.

Selanjutnya, berdasarkan paparan dari Kepala Dinas Lingkungan Hidup, Anang Risgiyanto, SKM.,M.Kes mengatakan bahwa Aksi Bersih Sampah Sedunia merupakan gerakan atau aksi bersih sampah serentak di 150 Negara dengan melibatkan 5% dari populasi penduduk dunia.

“Terdapat 5 point dalam aksi bersih sampah sedunia yang akan dilaksanakan di Kabupaten Way Kanan yaitu sampah merupakan persoalan masalah dunia, Indonesia merupakan penghasil sampah yang sangat besar, kesadaran masyarakat untuk membuang sampah pada tempatnya masih rendah, semangat gotong royong masyarakat semakin menurun dan pengetahuan masyarakat tentang bahaya sampah masih kurang, untuk itu dengan aksi bersih sampah sedunia ini diharapkan akan terwujudnya sebuah kolaborasi yang massive dalam menyukseskan gerakan bersih-bersih serentak dengan membawa semangat perubahan terhadap penanganan sampah yang ada menuju dunia bebas sampah”, ujar Kadis LH, Anang.

Melalui aksi tersebut, masih lanjut Kadis Lingkungan Hidup, mengajak semua lapisan masyarakat untuk bersama-sama turut ambil andil dalam membersihkan sampah secara serentak dalam satu waktu yang bersamaan demi menunjukkan semangat perubahan untuk Negeri ini, memiliki rasa tanggung jawab terhadap sampah yang dihasilkan oleh setiap individu masing-masing serta memilah sampah yang baik dan benar serta mempraktekkannya dalam kehidupan sehari-hari, menjadikan reduce, reuse dan recycle sebagai budaya dalam upaya penanganan sampah serta ikut mendukung Event World Up Day yang mnargetkan 350 juta penduduk dunia dalam upaya membersihkan sampah secara serentak di 150 Negara pada 15 September 2018.

“Dunia menargetkan 350 juta penduduk dunia di 150 Negara, Indonesia dengan target 13 juta peserta, sementara untuk Lampung menargetkan 1 juta peserta dan Kabupaten Way Kanan dengan target 400 ribu peserta di 14 Kecamatan dan 227 Kampung”, papar Kadis LH, Anang. (*)

World Clean Up Day

Penulis: 
    author

    Posting Terkait

    Tinggalkan pesan