Bupati Waykanan Serahkan Bantuan Tiga Unit Kendaraan

Jomi | Fajar Sumatera

BLAMBANGANUMPU– Bupati Waykanan, Raden Adipati Surya, menyerahkan, tiga unit kendaraan operasional dalam rangka Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke-55 tingkat kabupaten di lapangan pemkab setempat, Senin (18/11).

Penyerahan tiga unit kendaraan ini langsung diserahkan langsung oleh Bupati Raden Adipati Surya kepada jajaran forkopimda. Diantaranya, Mobil Damkar untuk Satpol PP, Truck Sampah ke Dinas Lingkungan Hidup, serta satu unit truck multi guna ke Bagian Umum Pemkab Waykanan.

Dalam sambutan Menteri Kesehatan RI, Terawan Agus Putranto, yang dibacakan Adipati Surya, mengatakan, berbagai keberhasilan pembangunan kesehatan untuk pembangunan SDM telah diraih dari kinerja kabinet lalu yang ditandai dengan adanya peningkatan Indeks Pembangunan Manusia Indonesia setiap tahun.

Baca Juga:  Bupati Waykanan Lantik 137 Pejabat Eselon III dan IV

Dimana salah satu parameter yang diukur adalah Usia Harapan Hidup isu-isu strategis telah dilaksanakan dan menghasilkan perbaikan, antara lain dengan menurunnya angka kematian ibu dan anak, menurunnya angka stunting, meningkatnya cakupan imunisasi serta berhasilnya pengendalian penyakit menular dengan menurunnya angka TB.

Dalam kurun waktu 5 tahun, angka stunting telah berhasil diturunkan hampir 10%. Jaminan Kesehatan Nasional atau JKN telah dilaksanakan sepenuhnya.

“Walaupun besar tantangan yang dihadapi dalam penyelenggaraan JKN ini, peningkatan pemanfaatan JKN menjadi bukti bahwa JKN sangat dibutuhkan oleh masyarakat Indonesia,” kata Adipati.

Pada lima tahun masa tugas Kabinet Indonesia Kerja 2015-2019, pembangunan kesehatan telah memperjuangkan tiga pilar yaitu paradigma sehat, penguatan akses pelayanan kesehatan, dan penyediaan biaya Jaminan Kesehatan Nasional.

Baca Juga:  Bupati Waykanan Canangkan Kampung Literasi

Yakni dengan mengusung kegiatan promotif dan preventif, melalui beberapa program unggulan bidang kesehatan. Seperti Germas atau Gerakan Masyarakat Hidup Sehat, PIS-PK atau  Program Indonesia Sehat dengan Pendekatan Keluarga, dan NS atau Nusantara sehat.

Pembangunan kesehatan lanjut Adipati, untuk di daerah serta pemanfaatan anggaran harus dilaksanakan dan dikelola secara baik benar dan bertanggung jawab, akuntabel, transparan serta dengan sistem monitoring evaluasi yang ketat.

“Dalam perspektif saat ini pembangunan kesehatan menekankan dua penguatan, yaitu optimalisasi inovasi layanan kesehatan dan harmonisasi kepentingan pemangku kebijakan. Optimalisasi inovasi layanan kesehatan dimaksudkan untuk meng-efisiensikan tindakan-tindakan yang mahal dengan mengoptimalkan inovasi pelayanan kesehatan dan penyediaan obat dan alat kesehatan produk lokal dalam negeri tanpa mengurangi kualitas dan mutu,” tegas Adipati.

Baca Juga:  Bupati Waykanan Ramah Tamah dengan PGRI

Sementara harmonisasi kepentingan pemangku kebijakan terkait konektivitas antar kementerian dan lembaga, lintas sektor maupun unit-unit kerja lintas program terkait lebih ditingkatkan, agar tidak terjadi tumpang tindih, sehingga fokus pada pemecahan masalah kesehatan,

Tentu, semua itu membutuhkan dedikasi dan profesionalitas kinerja segenap pemangku kepentingan dalam sektor kesehatan di tingkat pusat dan daerah.(JOM)

Bantuan Kendaraan Bupati Waykanan

Posting Terkait