Caleg Perempuan Diimbau Patuhi Tahapan Kampanye

Ketua Kaukus Perempuan Politik Indonesia Provinsi Lampung, Ririn Kuswantari, dalam acara sosialisasi PKPU No 23 Tahun 2018 dan Perbawaslu No 28 Tahun 2018 kepada para politisi perempuan di Hotel Sheraton Bandarlampung, Jumat (26/10/2018). Foto: JN/Fajarsumatera.co.id

BANDAR LAMPUNG – KAUKUS Perempuan Parlemen (KPP) Provinsi Lampung mengimbau caleg perempuan mematuhi tahapan kampanye menjelang Pemilu 2019.

KPP bekerja sama dengan Kaukus Perempuan Politik Indonesia (KPPI) Provinsi Lampung memberikan pembekalan sekaligus sosialisasi PKPU No 23 Tahun 2018 tentang Kampanye Pemilu dan Perbawaslu No 28 Tahun 2018 tentang Pengawasan Kampanye Pemilu kepada para politisi perempuan di Hotel Sheraton, pada Jumat (26/10/2018).

“Kita melakukan sosialisasi agar implementasi aturan-aturan itu berjalan tertib. Caleg perempuan kan lebih mengedepankan pendekatan psikologis daripada prosedural. Dengan adanya aturan formal yang harus mendapatkan izin atau pemberitahuan dari pihak Polda Lampung atau kepolisian setempat tentu akan memperpanjang birokrasi,” kata Ketua KPP Lampung, Ririn Kuswantari.

Sebagai pekerja politik, caleg perempuan menginginkan aturan yang lebih praktis dalam menyerap aspirasi masyarakat.

Pada kesempatan yang sama, Ketua KPPPI Lampung, Apriliati, mengapresiasi kehadiran para caleg perempuan yang melebihi target.

“Dari 100 orang caleg yang kami targetkan, ternyata dihadiri 105 orang caleg,” ujarnya.

Kuota keterwakilan perempuan sebesar 30 persen di setiap daearah pemilihan, sudah diatur dalam undang-undang.

“Oleh sebab itu, caleg perempuan harus mempersiapkan diri secara moral, mental, dan finansial. Caleg perempuan juga harus mengetahui secara detail aturan yang menjadi ganjalan dalam melaksanakan tahapan kampanye,” katanya. (JN)

Caleg Perempuan Tahapan Kampanye

Posting Terkait