Camat Sungkai Selatan Salahkan Cuaca

Edi Palay | Fajar Sumatera

KOTABUMI – Camat Sungkai Selatan, Yuliza, angkat bicara terkait proyek rabat beton dan onderlagh di Desa Ketapang, Dusun 7 Lebak Sari, Kecamatan Sungkai Selatan, yang terindikasi asal jadi.

Kata Yuliza, proyek yang menggunakan anggaran Dana Desa tahun 2019 tersebut yang mengalami kerusakan, juga terpengaruh oleh faktor cuaca.

Dirinya Mengatakan saat di konfirmasi wartawan diruang kerjanya terkait hasil monitoring dan evaluasi (Monev) yang dilakukan oleh pihak Kecamatan. Rabu. (22/01/20).

“Rusaknya jalan itu karena faktor cuaca. Sebab awal dibangun kondisinya pada saat itu adalah musim kemarau. Sehingga jalan tersebut kurang di siram dan kekurangan air. Setelah jalan tersebut selesai dibangun, tepat pada datangnya musim penghujan. Secara otomatis, karena secara terus menerus di guyur hujan, batu-batu di jalan tersebut terangkat,” papar Yuliza, diruang kerjanya, Rabu (22/1).

Baca Juga:  Aspal Jalan Proyek DD Dinilai Tipis

Terkait hasil monev yang dilakukan oleh pihaknya, ia mengaku sejauh ini baik-baik saja.

Pasalnya, setiap pekerjaan yang ada di desa se-Kabupaten Lampura, khususnya di Kecamatan Sungkai Selatan, selalu didampingi oleh pendamping desa dan kecamatan.

“Jadi menurut hemat saya, dapat di simpulkan, bahwa volume dan kualitas pekerjaan yang kami ketahui di Desa Ketapang tersebut hasilnya cukup bagus dan sudah sesuai dengan Rencana Anggaran Biaya (RAB) pada saat awal pekerjaan tersebut,” tukasnya.

Baca Juga:  Aspal Jalan Proyek DD Dinilai Tipis

Namun untuk penilaian lebih jauh, Yuliza menyarankan untuk langsung ke tim ahli bidang teknik.

“Itu merupakan fungsi dan wewenangnya bidang teknik,” singkat dia.

Untuk pembangunan siring pasang lanjutnya, setelah di cek di dalam RAB memang belum dianggarkan pada tahun 2019 lalu dan akan di anggarkan di tahun 2020 ini.

Diketahui,  pembangunan jalan onderlagh dan rabat beton di Desa Ketapang, kesemuanya tidak ada yang mencapai jumlah volume lebar 3 meter. Jalan tersebut dibangun dengan volume 2.5 m dan 2 meter saja.

Terkait pemberitaan di media yang memberitakan tentang rusaknya jalan tersebut itu memang benar adanya, namun kerusakan hanya terdapat di sebagian jalan onderlagh dan rabat beton dan diyakini kerusakan tersebut dikarenakan oleh faktor cuaca.

Baca Juga:  Aspal Jalan Proyek DD Dinilai Tipis

Atas pemberitaan tersebut, DPMD Lampura melalui tim Program Pembangunan dan Pemberdayaan Masyarakat Desa (P3MD) serta pendamping desa dan kecamatan, kemarin (Selasa) telah turun ke lokasi, untuk meninjau lokasi kerusakan jalan yang di maksud.

Dalam peninjauan ditemukan sejumlah jalan yang rusak.

Tim ahli P3MD pun telah berkoordinasi langsung dengan Kades yang bersangkutan, agar segera memperbaiki jalan yang rusak dalam waktu dekat ini.(PLY)

 

Camat Sungkai Selatan MMonev Proyek DD

Posting Terkait