CBA Laporkan Proyek Gedung 8 Lantai Pemkot Bandarlampung

Koordinator Investigasi CBA (Center for Budget Analysis) Jajang Nurjaman (ist)

BANDARLAMPUNG, – Koordinator Investigasi CBA (Center for Budget Analysis) Jajang Nurjaman berencana akan melaporkan ke aparat hukum terkait proyek Pembangunan gedung 8 lantai pemerintah Bandarlampung yang menggunakan APBD 2016 dan 2017 yang dikerjakan melalui dua tahap dengan total anggaran Rp 88.717.200.000.

“Dalam waktu dekat ini setelah rapat internal, baru kami melaporkan masalah ini ke aparat hukum,” Kata Jajang, Minggu, (9/4).

Dalam proyek tersebut ditemukan beberapa kejanggalan yang berpotensi terhadap kerugian negara, pertama di tahun 2016 misalnya, pembangunan gedung pemerintah tersebut dijalankan oleh PT Asmi Hidayat yang beralamat di Jalan WR Supratman Gg Pegadaian No. 12 Kupang Kota-Teluk Betung Utara Bandarlampung dengan menghabiskan perusahaan tersebut sebesar Rp.37,198,686,000.

Baca Juga:  Beberapa Ruas Jalan di Bandarlampung Terkepung Banjir

“Yang menjadi catatan, PT Asmi Hidayat sebenarnya bukanlah penawar terendah dalam proses lelang. Melainkan PT Surya Citra Wira Adi Kencana dengan tawaran senilai Rp.37,143,062,000 meskipun terdapat selisih angka sebesar Rp.76,938,000 Pemkot Bandarlampung tetap memenangkan PT Asmi Hidayat,” katanya.

Temuan CBA selanjutnya lebih mengejutkan lagi, proyek Pembangunan gedung pemerintah Bandarlampung tahap kedua yang dijalankan pada tahun anggaran 2017 ternyata, dimenangkan oleh PT Asmi Hidayat lagi dengan anggaran yang diajukan perusahaan tersebut sebesar Rp.49,794,650,000.

Baca Juga:  Wiyadi Pimpin PDIP Kota, Edi Sucipto Mesuji

Padahal rencana pembangunan tahap kedua tersebut Pemkot Bandarlampung melakukan proses lelang guna mendapatkan angka yang lebih ekonomis dan dapat menghemat anggaran. Namun hal tersebut nampaknya  tidak berlaku bagi Pemkot Lampung, terbukti tawaran dari PT Syarif Maju Karya yang jauh lebih terjangkau senilai Rp.46,474,850,000 malah digugurkan.

“Sepertinya Pemkot Bandarlampung sudah kadung percaya dengan kinerja PT Asmi Hidayat, namun hal tersebut justru menimbulkan tanda tanya apakah proyek Pembangunan gedung pemerintah Kota Bandarlampung sudah dijalankan sesuai dengan prosedur atau ada akal-akalan yang dilakukan oknum tidak bertanggungjawab ditubuh Pemkot Bandarlampung yang berujung kepada potensi kerugian negara sebesar Rp.3,603,819,800,” ucapnya.

Baca Juga:  PAN Seleksi Calon Legislatif

Ia berharap, para aparat hukum dapat segera menindaklanjuti permasalahan ini guna menekan angka dugaan tindak korupsi di Kota Tapis Berseri. (TM)

Bandarlampung CBA Jajang Nurjaman Proyek Gedung Pemkot

Penulis: 
    author

    Posting Terkait

    Tinggalkan pesan