Chusnunia Berpasangan dengan Arinal

Chusnunia Chalim

BANDARLAMPUNG – DPW Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) membenarkan terkait adanya kabar DPP merekomendasi Bakal Calon Gubernur Lampung Arinal Djunaidi berpasangan dengan Chusnunia Chalim sebagai bakal calon wakil gubernur pada pilgub 2018 mendatang.

“Kami DPW PKB Lampung siap menangkan pasangan Arinal Djunaidi dan Chusnunia Chalim,” kata Sekretaris DPW PKB Lampung Okta Rijaya, Rabu (20/12).

Ketua Umum DPP PKB Muhaimin Iskandar telah mendeklarasikan dan mengumumkan keputusan untuk mengusung pasangan calon kepala daerah untuk Arinal Djunaidi dan Nunik sapaan akrab Bupati Lampung Timur pada Pemilihan Gubernur (Pilgub) 27 Juni 2018 mendatang.

“Pak Ketum langsung yang mengumumkan rekomendasi tersebut,” ungkapnya.

Oleh karena itu, sebagai kader, DPW PKB Lampung akan langsung mensosialisasikan pasangan Arinal-Nunik hingga tingkat ranting.

Selain itu, pihaknya telah membentuk tim pemenangan sesuai dengan instruksi DPP dalam rangka persiapan untuk memenangkan Arinal Djunaidi- Chusnunia Chalim saat digelarnya ajang pesta demokrasi lima tahunan tingkat provinsi tersebut.

Baca Juga:  500 Kepala Sekolah Ikuti Gerakan Kantin Sehat

“Kita semua jajaran PKB dari tingkat provinsi sampai ranting, siap memenangkan bang Arinal dan mbak Nunik,” jelasnya.

Sesuai instruksi DPP, Pihaknya telah membentuk tim pemenangan

Terkait usulan DPW PKB Lampung untuk mengusung Bacagub Lampung, Mustafa ke DPP beberapa waktu lalu, Okta menyampaikan hal itu merupakan sebagai bentuk aspirasi dari kader saja.

“Itu sifatnya hanya aspirasi saja, tapi yang memutuskan DPP. Masyarakat saja boleh mengusulkan aspirasi, apalagi DPW,” pungkasnya.

Untuk diketahui, Bacagub Arinal Djunaidi saat ini telah diusung tiga partai dengan 25 kursi, diantaranya, 10 kursi Golkar, 8 kursi PAN dan 7 kursi PKB. Sehingga Bacagub Arinal Djunaidi, telah memenuhi persyaratan 17 kursi dari Komisi Pemilihan Umum (KPU) Lampung untuk maju sebagai Calon Kepala Daerah (Calonkada) pada pilgub 2018 mendatang.

Kendati demikian beberapa waktu terakhir ini, tersiar kabar  bahwa DPP PAN bakal menganulir keputusannya mengusung Arinal Djunaidi pada Pemilihan Gubernur (Pilgub) Lampung 2018. Pertimbangannya, karena merasa tidak dilibatkan dalam menetukan pasangan.

Baca Juga:  KPU Lampung Tetapkan Arinal-Chusnunia Gubernur dan Wagub Terpilih

“Iya, PAN memutuskan itu. Karena tidak melibatkan koalisi dalam menentukan calon, jadi PAN manarik diri dari mendukung Arinal,” ujar Sekretaris DPW PAN Lampung, Iswan H Caya, di Jakarta, seperti dikutip dari rilis.id, Selasa (19/12).

Selain itu, Ketua Forum Penyelamat Kewibawaan Partai Golkar Lampung (FPKPGL) Indra Karyadi, menyampaikan bahwa hingga kini belum ada keputusan resmi dari DPP terkait rekomendasi calon gubernur Lampung.

Indra mengatakan, pihaknya tetap memperjuangkan agar rekomendasi yang dikeluarkan ketua umum sebelumnya, Setya Novanton ke Arinal Djunaidi dicabut karena tidak menjalankan Juklak 06 tentang Penjaringan Calon Kepala Daerah.

“Saat ini sedang kami rapatkan di DPP dan belum putus,” kata Indra Karyadi di sela-sela kegiatan Munaslub, di Jakarta, Selasa (19/12).

Terkait pernyataan Ketua Koordinator Pemenangan Pemilu Wilayah I DPP Partai Golkar, Nusron Wahid, yang mengatakan tidak akan ada perubahan terkait rekomendasi untuk Arinal Djunaidi, Indra mengatakan tidak benar.

Baca Juga:  Lampung Jadi Sentral TNI AL

“Belum ada keputusan dari Mahkamah Partai, sidang masih terus berlangsung, kita tunggu saja hasil sidang nanti,” ucapnya.

Wakil Ketua DPP Golkar Yorrys Raweyai mengapresiasi langkah FPKPGL yang menempuh jalur hukum dalam upaya membatalkan surat penetapan calon gubernur untuk Arinal Djunaidi.

“Penetapan bakal cagub Arinal itu masih mungkin batal jika Mahkamah Partai memutuskan ada pelanggaran Juklak 06. Apalagi jika Arinal gagal menjalin koalisi dengan parpol lain, dengan sendirinya rekomendasi tidak berlaku. Justeru Golkar yang akan mendukung cagub lain,” kata Yorrys kepada perwakilan FPKPGL.

Dia mengaku prihatin dengan kondisi Golkar di Lampung dan beberapa daerah lain. Seharusnya untuk memenangkan Pilkada 2018, ketua DPD Golkar Lampung bisa merangkul semua pihak. “Kalau internal Golkar pecah, bagaimana bisa menggandeng koalisi dengan parpol lain. Perahu Golkar bocor bisa karam di Pilkada,” ujarnya. (TM )

2,139 kali dilihat, 3 kali dilihat hari ini

Arinal Berpasangan Bupati chalim Chusnunia dengan Djunaidi Lampung Timur

Penulis: 
    author

    Posting Terkait

    Tinggalkan pesan