CV Karya Agung Persada Terkesan Asal Kerjakan Peningkatan Jalan PSU di Pekon Sinar Sekampung Pada Proyek Dinas PKPCK

BANDAR LAMPUNG – Belum genap satu tahun kwalitas pembangunan jalan PSU milik Dinas Perumahan Kawasan Permukiman dan Cipta Karya (PKP-CK) Provinsi Lampung di Pekon Sinar Sekampung, Kecamatan Air Naningan, Kabupaten Tanggamus Tahun Anggaran 2019 lalu. Diduga pembangunan peningkatan jalan PSU dikerjakan asal-asalan.

Kini kondisi jalan tersebut, sudah bau tanah dan elemen material yang digunakan sudah mengelupas dari badan jalan.

Elemen material yang mengelupas dari badan jalan yakni, Aspal, Pasir, dan batu split milik CV Karya Agung Persada.

Diduga kuat proyek peningkatan jalan PSU tidak dijalan proses perkerasan berbutir terdiri dari lapisan pondasi telford/onderlahg.

Seharusnya, material jalan tersebut terdiri dari pertama lapisan batu 10/20, pasir urug, batu 3/5,1/2, dan batu screaning ternyata tidak semua material tersebut terpasang.

Selain itu, jenis lainnya. Pengerasan Aspal terdiri dari Lapisan Perekat yakni, aspal cair, latasir kelas A (SS A) dan lapisan permukaan penetrasi macandam.

Hal tersebut di ungkap dari hasil
investigasi Penggiat Anti Korupsi dari Persatuan Masyarakat Anti Korupsi Indonesia (PERMAKI).

Menurut, Mustofa Ali, SH mengatakan, setelah Tim dari Persatuan Masyarakat Anti Korupsi Wilayah Tanggamus mengkroscek hasil pembangunan CV Karya Agung Persada pada peningkatan jalan PSU di Pekon Sinar Sekampung kondisinya cukup memprihatinkan.

Diduga kuat kurangnya pengawasan dari dinas PKP-CK Provinsi Lampung. Pasalnya, proyek dengan nilai ratusan juta itu hanya menghasilkan bangunan jalan yang tidak berkwalitas.

Hal itu, akibat kurangnya pengawasan berakhir pekerjaan yang terindikasi buruk.

“Temuan proyek milik Dinas PKP-CK dengan kwalitas pekerjaan seperti ini, yang kesekian kalinya. Di Pekon yang berbeda, di Kecamatan yang sama juga di temukan pekerjaan serupa, dalam hasil pengejaran peningkatan jalan PSU belum dilakukan perawatan oleh perusahaan penyedia”, ungkap Mustofa Ali kepada Harian Fajar Sumatera. Sabtu, (19/09/2020).

Mustofa Ali menambahkan, semua tagihan retensi pekerjaan di Dinas PKP-CK sudah dibayarkan, Namun, Sampai saat ini belum ada perbaikan dari pihak penyedia.

“Menurut keterangan yang di dapat dari masyarakat setempat, di bulan Febuari lalu, jalan sudah mengelupas, berbentuk pasir dan batu krikil (split)”,ujar Mustofa.

Bahkan, hingga saat ini belum ada pengerjaan perbaikan jalan swakelola oleh Dinas PKP-CK Provinsi Lampung.

“Dengan kondisi tersebut, terkesan Dinas PKP-CK Provinsi Lampung hanya tutup mata”, pungkasnya. (red)

Dinas PKPCK Lampung

Posting Terkait