Daerah Bisa RDT Mandiri

BANDARLAMPUNG — Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Lampung Reihana mengimbau Dinas Kesehatan Kabupaten/Kota memberikan pelayanan Rapid Diagnostic Test (RDT) kepada warga yang melakukan perjalanan dinas.

“Kan masing-masing Kabupaten/Kota punya dana untuk beli RDT,” kata Reihana kepada Fajar Sumatera, Selasa (2/6) malam.

Sejak pertengahan Mei lalu Dinkes Provinsi Lampung memberikan layanan pemeriksaan RDT secara gratis.

Kapasitas layanan juga ditingkatkan karena membeludaknya  para pelaku perjalanan dinas, dari 150 orang menjadi 300 orang perhari.

Para pekerja yang melakukan perjalanan dinas ke luar Lampung ini datang dari berbagai daerah luar Kota Bandarlampung.

“Sejak beberapa hari yang lalu, sudah diberi kesempatan di Dinkes Kabupaten/Kota kenapa harus ke provinsi,” ujar Reihana yang juga Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Lampung.

Pemeriksaan RDT di Dinkes Provinsi sempat memicu ketegangan antara petugas dan warga pada pukul 15.30 WIB sore tadi.

Ketegangan dipicu ketika salah satu petugas RDT memberitahukan bahwa RDT kits hanya tersisa 7 sementara masih ada puluhan warga yang memegang nomor antrian belum menjalani pemeriksaan.

Salah satu warga asal Kabupaten Tanggamus, Tama, mengaku kecewa dengan pemberitahuan tersebut.

“Kita kan kuotanya sampai hari ini 300 orang. Ternyata di pertengahan jalan itu baru antrian nomor 242, dia sudah bilang sisa 7 lagi alatnya,” kata Tama yang akan melakukan perjalanan dinas menuju Solo.

“Jadi kan seharusnya kita masih sisa 58 orang lagi, lha ini kenapa yang 58 orang lagi tidak ada alatnya kan begitu. Kemana yang dari 300 itu?”

Tama tak sendiri, bersama dirinya ada puluhan warga dari luar Kota Bandarlampung yang rela menunggu sejak malam sebelumnya untuk bisa mendapatkan nomor antrian.

“Kita dari subuh kan, dari malam menunggu terus hasilnya nihil kan, kita kan enggak mungkin bertahan kalau enggak di kuota 300,” ujarnya.

Dinkes Provinsi Lampung membuka layanan pemeriksaan Covid-19 gratis sejak pukul 08.00 – 17.00 WIB.

Reihana berharap masyarakat dapat menghargai kinerja petugasnya.

Sejak awal layanan diluncurkan pada Mei lalu, pemeriksaan hanya berlangsung hingga pukul 12.00 WIB.

“Hari ini kami melayani sampai dengan pukul 17.00 WIB. Tolong hargai jerih payah dan lelah kami,” pintanya. (JOSUA)

RDT Mandiri

Posting Terkait