Daniel Marsudi Antisipasi Pemangkasan Insentif Guru Honor

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Bandar Lampung, Daniel Marsudi. (Ist)

BANDAR LAMPUNG – Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Bandar Lampung, Daniel Marsudi, curigai terjadi pemangkasan insentif guru honorer yang dilakukan sejumlah oknum.

“Beberapa kali kami dalam menyalurkan insentif kepada guru honor  memang masih dilakukan secara langsung. Namun ke depannya dalam penyaluran itu rencananya akan melalui rekening setiap guru,” kata Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Bandar Lampung, Daniel Marsudi, Kamis (27/9).

Baca Juga:  Daniel Marsudi Tepis PPDB SMP Curang

Kendati begitu, penerapan sistem pembayaran intensif melalui rekning akan diterapkan untuk pembayaran di semester II. Dikatakanya, sistem penyaluran insentif melalui rekning dinilai lebih efektif dan mengefesiensi waktu dan tenaga.

Disamping itu, menyaluran intensif melalui rekning dapat menguntungkan kedua belah pihak. Resiko seperti pemotongan dana dari orang yang tidak bertanggungjawab juga tidak akan terjadi.

Baca Juga:  Daniel Marsudi Tepis PPDB SMP Curang

“Sejauh ini masih tidak ada kendala pemberian insentif dilakukan secara langsung kepada guru termasuk tidak ada pemotongan dana. Tetapi alangkah baiknya ke depan diberikan melalui rekening agar hal yang tidak diinginkan tidak terjadi. Dan ini sudah menjadi pesan Wali Kota Herman HN kepada kami,” paparnya.

Diketahui, insentif guru honorer di Bandar Lampung yakni Rp200 ribu per orang. Jadi tiap semester guru honor mendapatkan insentif sebesar Rp1,2 juta.(AJ)

Baca Juga:  Daniel Marsudi Tepis PPDB SMP Curang

Daniel Marsudi Insentif Guru Honor

Posting Terkait