Debat Putaran Terakhir, Paslon di Lampung Timur Adu Strategi Hingga Pemberdayaan UMKM


SUKADANA (fajar sumatera) — Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Lampung Timur kembali menggelar debat kandidat pasangan calon (Paslon) Bupati dan Wakil Bupati, Jumat, 27 November 2020.

Debat kandidat putaran terakhir yang dilaksanakan di Gedung Pusiban, Komplek Perkantoran, Pemkab Lamtim di Kecamatan Sukadana itu berlangsung selama dua jam dari pukul 19.30 hingga pukul 21.30 WIB.

Debat putaran terakhir tersebut mengangkat tema meningkatkan pelayanan publik dan memperkokoh NKRI dan terbagi dalam enam sesi. Pada sesi pertama, para paslon kepala daerah menyampaikan visi dan misi masing-masing, lalu dilanjutkan dengan pertanyaan dari Tim perumus, kemudian sesi tanya jawab antar paslon.

Pada sesi debat antar paslon, Paslon nomor urut 1, Yusran Amirullah – Beni Kisworo, bertanya mengenai strategi penurunan angka kemiskinan di Kabupaten Lamtim kepada paslon nomor urut 2 Zaiful Bokhari – Sudibyo.

Menjawab pertanyaan itu, calon Wakil Bupati Sudibyo mengatakan, strategi yang akan dilakukan untuk menurunkan angka kemiskinan diantaranya kebijakan atau alokasi anggaran harus pro rakyat.

Selain itu menggiatkan UKM, serta menghidupkan kelompok tani untuk memacu ekonomi masyarakat.

Selanjutnya, paslon nomor urut 3 Dawam Rahardjo – Azwar Hadi, saat menjawab pertanyaan dari paslon nomor urut 2 mengenai startegi pendidikan paripurna mengatakan, menjawab akan mendirikan perguruan tinggi di Kabupaten Lamtim, kemudian menghidupkan sekolah –sekolah swasta.

Selain itu potensi guru terutama guru honorer akan diberdayakan. Lalu melakukan reformasi birokrasi secara utuh.

Kemudian giliran paslon nomor urut 3 melalui calon Wakil Bupati Azwar Hadi mempertanyakan startegi dan inovasi pemberdayaan UKM dimasa pandemi covid 19 kepada paslon nomor urut 1.

Menanggapi pertanyaan itu calon Wakil Bupati paslon nomor urut 1 Beni Kisworo mengatakan, strategi yang akan dilakukan pemerintah daerah harus memberikan stimulus, bantuan dan binaan kepada UMKM. Sebab tanpa adanya hal itu UMKM bisa mati pelan – pelan. Karena pada dasarnya UMKM itu juga berbanding lurus dengan tingkat kesejahteraan masyarakat.

Sementara calon wakil Bupati Paslon 2 Sudibyo bertanya mengenai pemerkaran wilayah kepada paslon nomor urut 1.

Menjawab pertanyaan itu calon Wakil Bupati Paslon nomor urut 1 Beni Kisworo menyatakan setuju dan mendukung pemekaran wilayah namun dengan catatan hal itu dilakukan untuk pengawasan atau kontrol serta memperpendek rentang kendali.

Pada sesi debat selanjutnya terkait dengan masalah pelayanan publik, baik paslon nomor urut 1, paslon nomor urut 2 maupun paslon nomor urut 3, pada dasarnya memiliki pemikiran sama yaitu kedepan seluruh akses pelayanan publik di Kabupaten Lamtim harus ditingkatkan.

Posting Terkait