Demo Tuntut UKT UIN Sempat Ricuh

FajarSumatra.co.id – Puluhan Mahasiswa melakukan demonstrasi di depan Gedung Rektorat UIN Raden Intan Lampung terkait permintaan  penurunan UKT (Uang Kuliah Tunggal).

Aksi yang di mulai sejak pukul 10.00 WIB di ikuti oleh perwakilan mahasiswa dari berbagai Fakultas di UIN Raden Intan Lampung. Kamis, (21/01)

Mahasiswa menilai biaya UKT terlalu mahal apalagi di tengah kondisi Perekonomian yang menurun karena pandemi COVID-19. Dalam tuntutannya, peserta aksi meminta kampus memberikan keringanan pembayaran UKT.

“Kita meminta kepada pihak birokrasi kampus untuk turun dan mendengarkan aspirasi kami” ujar Selamet selaku korlap aksi permintaan penurunan UKT

Mereka menuntut agar pihak kampus menyetujui tuntutan mereka agar UKT di turunkan tanpa syarat.

“Kami hanya meminta agar birokrasi kampus memenuhi tuntutan kami yakni penurunan UKT tanpa syarat dan transparansi perihal pembayaran UKT “ujar Selamet selaku korlap demonstrasi.

Para mahasiswa yang menggelar aksi depan gedung rektorat sempat ditemui oleh pihak birokrasi Kampus dan di adakan sebuah audiensi dengan menunjuk beberapa perwakilan mahasiswa, tetapi belum ada titik terang dikarenakan Bapak rektor tidak hadir dalam audiensi dan pembahasan hanya berbelit-belit.

Merasa tidak di dengar oleh pihak birokrasi aksi saling dorong antara antara pihak mahasiswa dan security pun tidak bisa di hindari.

Setelah terjadi kericuhan akhirnya pihak birokrasi kampus melalui warek III menemui kerumunan massa untuk melerai dan meredakan suasana.

“Terima kasih atas aspirasi dan usulan-usulan dari para mahasiswa dan menurut saya  setelah di adakan audiensi tadi sudah cukup dan saya harap kepada mahasiswa tidak kembali ricuh dan berikan kami waktu untuk membahas aspirasi kalian” ujar Wan Jamaluddin, selaku Warek III UIN Raden Intan Lampung.

Setelah pernyataan dari warek III akhirnya di sepakati bahwasannya setelah 1×24 jam akan mengabulkan tuntutan dari para mahasiswa.

 

Reporter: Arsyad dan yunita

Posting Terkait