Dewan Kota Endus Praktik Kotor PT Sang Bima Ratu

Ilustrasi (Ist)

BANDARLAMPUNG-DPRD Kota Bandarlampung, mengendus adanya praktik kotor di PT Sang Bima Ratu yang memenangkan tender perbaikan infrakstruktur. Pasalnya, berdasarkan data yang dihimpun Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE) Bandarlampung, pengadaan material HRS (H1) dengan pagu Rp6 miliar dan pengadaan material HRS (H-2) dengan pagu Rp6 miliar telah ditender sejak Januari 2017.

Baca Juga:  GMBI Endus Praktik Kotor DPMP Kota Bandarlampung

Kedua proyek pengadaan material H-1 dan H-2 untuk pemeliharaan infrakstruktur itu telah dimenangkan oleh PT Sang Bima Ratu yang beralamatkan di Jalan Gatot Subroto Nomor 10 G, Pahoman Bandarlampung.

“Dinas PU jangan main-main soal dana pemeliharaan, masa masih banyak jalan berlubang,” kata Anggota Komisi III DPRD Bandarlampung, Erwamsyah, Minggu (20/8).

Selain itu, Ketua DPC Partai Hanura itu merasa adanya kejanggalan pada lelang pengadaan material H 1 dan H 2. Dimana dua paket berbeda dimenangkan satu perusahaan yang sama, dengan nilai penawaran sama yakni Rp5,946 miliar.

Baca Juga:  GMBI Endus Praktik Kotor DPMP Kota Bandarlampung

“Ada kejanggalan dalam metode lelang, diduga ada kolusi antara panitia lelang dengan rekanan. Dengan angka penawaran yang sama,” jelas dia.

Aparat hukum, baik Kejaksaan maupun kepolisian harus turun mengecek lelang pekerjaan untuk memastikan apakah benar terjadi kolusi pada lelang dua pekerjaan yang menghabiskan anggaran daerah hampir Rp12 miliar itu.

Sayangnya, Kepala Bidang Binamarga Dinas PU Bandarlampung Supardi saat dikonfirmasi enggan berkomentar dan meminta rekan Kabid lainnya Syamsul. Saat dihubungi, nomor teleponnya aktif tapi dialihkan (JI)

Praktik Kotor

Penulis: 
    author

    Posting Terkait

    Tinggalkan pesan