Dewan Pendidikan: Siswa SDN 2 Palapa Jangan Dimarger

SD Negeri 2 Palapa Bandar Lampung

SD Negeri 2 Palapa Bandar Lampung. (Ist)

BANDARLAMPUNG- Wacana Pemerintah Kota Bandarlampung yang akan menggusur SDN 2 Palapa untuk dijadikan areal bisnis oleh pihak pengembang, mendapat sorotan dari berbagai pihak.

Pasalnya, dengan wacana tersebut, Pemkot Balam telah mengorbankan hak para siswa untuk belajar hanya demi mengejar pendapatan daerah dari areal bisnis dan perhotelan

Anggota Dewan Pendidikan Provinsi Lampung Yuntardi menilai, wacana Pemkot Balam tersebut harus dikaji mendalam tanpa harus mengorbankan hak pendidikan siswa.

Baca Juga:  Sejumlah Alumni SDN 2 Palapa Tolak Alih Fungsi

“Jika nantinya akan dijadikan areal bisnis, kenapa harus sekolah itu? kenapa harus mengorbankan sarana pendidikan. Ini kan aneh, padahal banyak aset lain yang menganggur untuk daerah bisnis,” tegasnya, Selasa (25/4).

Menurutnya, Pemkot Balam jangan berorientasi masalah PAD, demi kepentingan lain. Artinya jangan semena-mena menggusur sekolah demi kepentingan lain. “Wacananya, para siswa akan dialokasikan ke sekolah lain yang berdekatan. Artinya akan dimarger dengan siswa sekolah lain. Nah, soal marger ini saya kira tidak efektif. Sebab, diperkirakan siswa akan membludak,” jelasnya.

Baca Juga:  Haruskah SD Negeri 2 Palapa dilakukan Regrouping?

Efisiennya, kata dia, para siswa harus kurang dari 30 per kelas, sesuai dengan UU nomor 22 tahun 2016. Karena ini sekolah besar, maka untuk marger tersebut di sekolah yang baru menurutnya sangat jelas tak akan efisien.

“Perlu dilihat juga fasilitas sekolahnya, memadai tidak untuk menampung siswa dari SDN 2 Palapa tersebut. Jangan melebihi rombongan belajar, karena akan menyalahi undang-undang,” tegasnya lagi. (RF)

965 kali dilihat, 1 kali dilihat hari ini

SDN 2 Palapa

Penulis: 
    author

    Posting Terkait

    Tinggalkan pesan