Di Tengah Hujan Lebat, Wali kota dan Wakil Wali kota Metro Tinjau Lokasi Banjir

Metro – Di tengah hujan lebat sekira pukul 20.00 hingga pukul 22.00 WIB, Wali kota Metro dr.H.Wahdi,Sp.OG(K) dan Wakil Wali kota Metro Drs.H.Qomaru Zaman,M.A meninjau lokasi banjir di sekitaran Hotel Aidia Grande, 15 Polos, Metro Pusat. Wali kota Metro dan Wakil Wali kota Metro bergegas meninjau lokasi terdampak banjir usai mendapati laporan dari warga setempat.

Ketika meninjau, Wali kota Wahdi mendapati sejumlah pekarangan rumah di lokasi setempat tergenang banjir yang ketinggiannya mencapai 50 centimeter. Beliau juga sempat memanggil pengelola usaha penginapan dan hotel di lokasi, yakni pihak manajemen Hotel Aidia Grande Metro dan Rumah Kost Lintang, dikarenakan saluran air yang melintasi wilayah dua bangunan tersebut.

Selanjutnya, pada saat melihat saluran air yang berada di dalam kawasan hotel, Dokter Wahdi langsung memanggil Kepala Dinas PU untuk melihat langsung lokasi tersebut, untuk mengambil tindakan dengan perhitungan yang matang. Terlihat, Dokter Wahdi juga mempertanyakan proses pembangunan hotel yang di tengahnya dilalui saluran air tersebut apakah sudah sesuai dengan aturan yang ada.

“Kita lihat dulu kita lakukan analisa, yang paling penting dalam melakukan pembangunan tentu ada aturannya, apabila ada DAS, dasar aliran sungai tidak boleh membangun di atas dasar aliran sungai, yang kedua ada garis sepadan, dan itulah perizinan penting sekali, kalau ada pembangunan melibatkan PU Pengairan,” kata Dokter Wahdi yang masih mengenakan seragam PDH usai menghadiri kegiatan bersama Gubernur.

Dokter Wahdi juga meminta masyarakat menjadi kontrol sosial dalam setiap pembangunan.
“Ya saya kira masyarakat harus menjadi kontrol dalam hal ini tidak usah khawatir, karena tidak ada yang hebat di dunia ini, yang penting tidak melakukan perbuatan yang merugikan, oke nanti kita bicara lebih lanjut nanti, menunggu laporan dulu ya,” katanya.

Di tempat yang sama, Irianto selaku Kepala Dinas PU akan mempelajari lebih lanjut tentang kejadian banjir tersebut.
“Yang penting kita pelajari dulu itu DAS atau tersier ya, apakah itu melanggar atau tidak kita pelajari dulu ya, tidak bisa kita mengatakan melanggar atau tidak, oke,” kata Irianto.

Dokter Wahdi berharap kepada seluruh masyarakat yang ingin melakukan pembangunan untuk menganalisa terlebih dahulu, karena pembangunan yang baik menurutnya harus dipertimbangkan keberlanjutannya, sehingga di masa depan tidak menimbulkan permasalahan baru. Dokter Wahdi juga meminta OPD agar terlibat dalam setiap pembangunan yang ada di Kota Metro.(Rilis)

Posting Terkait