Diduga Berbuat Asusila, Oknum DPRD Tubabar Terancam di PAW

PANARAGAN – Oknum DPRD Tulang Bawang Barat (Tubabar) Budiyanto yang diduga melakukan tindak pidana asusila terancam Pergantian Antar Waktu (PAW). Pasalnya posisi Budi semakin terpojok saat dirinya dipanggil memberikan keterangan di Badan Kehormatan (BK) DPRD Tubabar, Selasa (24/10/2017).

Ketua Badan Kehormatan DPRD Tubabar Marzani memastikan, pemanggilan Budi guna mengkonfirmasi informasi terkait dugaan asusila karena sudah masuk proses hukum, maka guna menjaga kehormatan lembaga pihaknya memanggil untuk melihat adanya pelanggaran kode etik.

“Budiyanto kita panggil selama dua jam memberikan keterangan terkait persoalan yang dihadapinya. Jadi dia lebih banyak menjelaskan soal kronologi,” ujar Marzani.

Anggota BK DPRD Tubabar yang memeriksa Budi, Solih mengatakan, pemanggilan Budi serius dilakukan guna menjaga kehormatan DPRD Tulang Bawang Barat. Mengenai keterangan yang disampaikan pihaknya menampung seluruhnya karena itu merupakan hak dari Budiyanto.

Kendati demikian, keterangan Budi akan dibandingkan dengan keterangan pihak korban yakni Tika beserta keluarga. “Iya jadi besok kita panggil pihak korban si Tika dan keluarganya, kalau ada yang tidak singkron artinya si Budi berbohong,” imbuhnya

Dijelaskan dia, sejalan dengan Badan Kehormatan, juga sambil melihat perkembangan penyelidikan oleh Polresta Bandar Lampung. Meski pelapor sudah mencabut laporan, namun dalam tindak pidana murni, proses hukum tetap dijalankan sedang perdamaian hanya meringankan pidana saja.

“kita tunggu saja ya, kalau tidak terbukti ya sudah tapi kalau terbukti kia bisa merekomendasikan yang bersangkutan untuk di PAW,” pungkasnya.

asusila

Penulis: 
    author

    Posting Terkait

    Tinggalkan pesan