Diduga WA Ibu Lee SGC Beredar di Medsos, Terbukti Dukung Arinal

Screenshoot WA diduga milik Ibu Purwanti Vice President Sugar Group Company yang beredar di media sosial. (Foto Istimewa)

BANDARLAMPUNG – Beredarnya screenshoot di media sosial melalui pesan WhaatsApp atas nama Ibu Lee selaku pemilik perusahaan Sugar Grup Companies (SGC),  terkait keluarnya rekomendasi dari DPP PKB untuk Arinal Djunaidi dinilai Pengamat Hukum Universitas Lampung, Yusdianto akan merusak dan mencoreng sistim demokrasi di Lampung.

Baca Juga:  Selain Lee Purwanti, Bos GGP Turut Hadiri Kampanye Arinal-Nunik

Sebab, orang nomor satu dari perusahaan terbesar se-Asia Tenggara ini diduga membekingi Arinal Djunaidi sebagai bakal calon gubernur (balongub) dalam melakukan komunikasi dengan semua partai politik di tingkat pusat guna persiapan menghadapi pilgub pada 2018 mendatang.

“Jika seperti ini, artinya pemimpin itu lahir bukan dari rakyat tetapi kemauan dari perusahaan,” Kata Pengamat Hukum Unila, Yusdianto, Rabu (4/10).

Sosok pemimpin seperti ini nantinya akan lebih mengedepankan kepentingan perusahaan tersebut dan tidak akan mampu mencari solusi dari permasalahan yang tengah dihadapi oleh rakyat.

Baca Juga:  PKB Lampung Beri Sinyal Usung Petahana

“Pemimpin yang muncul dari perusahaan, ya sudah pasti akan mengedepankan atau membekingi untuk kepentingan perusahaan itu,” ucapnya.

Jika pemimpin yang lahir dari kemauan rakyat itu sudah pasti akan mewakafkan diri mengedepankan kepentingan rakyat untuk memajukan Lampung periode lima tahun mendatang.” Kalau pemimpin itu lahir untuk kepentingan perusahaan, maka dia (pemimpin) itu tidak akan peduli dengan kepentingan rakyat,” jelasnya.

Baca Juga:  PKB Lampung Beri Sinyal Usung Petahana

Oleh karena itu, ia meminta masyarakat Lampung agar jangan memilih sosok pemimpin yang dibekingi oleh perusahaan untuk menjadi orang nomor satu di Bumi Ruwa Jurai.” Itu pesan saya untuk publik. Siapapub balongub yang dibekingi oleh perusahaan itu jangan dipilih. Karena akan merusak sistem demokrasi. Jadi orang tersebut tidak patut untuk dipilih”pungkasnya. (TM)

 

12,422 kali dilihat, 1 kali dilihat hari ini

Lee Purwanti Rekomendasi PKB

Penulis: 
    author

    Posting Terkait

    Tinggalkan pesan