Digital Marketing Terobosan Pemasaran Produk Perhutanan

PRINGSEWU – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung, mengapresiasi Puslitbanghut Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan atas fasilitasi yang diberikan kepada Kelompok Kemitraan Cempaka, dalam kegiatan Workshop Pengembangan dan Pemasaran Produk Perhutanan Sosial Menuju Era Industri 4.0, di Hotel Regency Pringsewu, Kamis (22/11).

Pasalnya, kegiatan tersebut hanya difasilitasi di tiga daerah, yakni  Sumatera Barat, Nusa Tenggara Timur dan Provinsi Lampung.

Praktisi Bisnis Digital, Wisnu Caroko, menjelaskan, digital marketing menjadi trend saat ini, seiring dengan kemajuan teknologi banyak toko yang tutup karena perubahan zaman, karena saat ini 50% penduduk Indonesia atau sekitar 130 juta jiwa menggunakan internet. 96% diantaranya menggunakan produk via internet.

“Media sosial yang paling sering digunakan youtube 43%, facebook 41%, whatsapp 39%, instagram 38% dan twitter 27%,” jelas Wisnu Caroko.

Sementara itu, Kepala Pusat Penelitian dan Pengembangan Hutan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Kirsfianti L.Ginoga, memaparkan, digital marketing diartikan beriklan dalam bentuk berupa tampilan audio, video, image dan text, melalui media sosial, website, tools iklan.

“Dengan demikian nantinya peserta dapat mempromosikan produknya melalui digital marketing,” ungkap Kirsfianti L.Ginoga.

Ditempat yang sama, Kepala Dinas Kehutanan Provinsi Lampung yang diwakili Kepala Bidang Pengelolaan DAS dan RHL MD.Wicaksono, mengaku, seiring dengan perkembangan teknologi informasi yang sangat cepat, maka pihaknya meminta setiap individu harus siap dan harus menggunakan teknologi informasi dalam pengelolaan hutan.

“Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan melalui AFoCo Project Component 3 memberikan fasilitasi kepada Kelompok Kemitraan Cempaka, Pekon Sumber Bandung, Pagelaran Utara, Pringsewu, binaan KPH Batutegi,” jelas MD. Wicaksono.

Hal itu, kata dia, diawali dari fasilitasi perencanaan menggunakan Sistem Informasi Geografis (SIG) dan Remote Sensing pada tiga tahun lalu.

“Hasilnya, kelompok kemitraan cempaka mengembangkan Hasil Hutan Bukan Kayu (HHBK) karet, kopi dan kakao. Dimana, kegiatan ini merupakan bagian dari Program Perhutanan Sosial,” tandasnya. (*)

Digital Marketing Produk Perhutanan

Penulis: 
    author

    Posting Terkait

    Tinggalkan pesan