Dinas Pajak Lengah Kawal Perwali, Terkait Videotron

Ilustrasi Videotron

BANDARLAMPUNG –Komisi II DPRD Bandarlampung menilai Dinas Pengelolaan Pajak dan Retribusi Daerah (DPPRD) Badarlampung, lengah dalam mengawal Peraturan Wali (Perwali) tentang penempatan Iklan Videotron milik cabang PT Gudang Garam.

Terlihat, iklan rokok milik cabang PT Gudang Garam itu telah jelas melanggar peraturan wali (Perwali), namun mengapa hingga saat ini masih belum ada tindakan tegas yang dilontakan Dinas Pengelolaan Pajak dan Retrebusi Daerah (DPPRD) setempat.

“Kami sangat menyayangkan sikap dari DPPRD Kota Bandarlampung, sebab sudah tahu iklan videotron PT Gudang Garam itu telah melanggar perwali , namun mengapa hingga saat ini kami (DPRD) masih belum melihat tindakan tegas dari DPPRD,”tegas Ketua Komisi II DPRD Kota Bandarlampung Poltak Aritonang, Selasa (22/8).

Baca Juga:  Komisi II Segera Tindaklanjuti Videotron PT Gudang Garam

Kendati demikian, dengan sikap DPPRD yang kurang tegas dengan adanya pelanggaran iklan videotron PT Gudang Garam, Politisi Nasdem itu mencurigai adanya oknum yang bermain kotor dengan adanya pembiayaran itu.

“Kami ini merasa bingung dengan pelanggaran iklan videotron ini, mengapa sudah tahu melanggar perwali namun mengapa iklan itu dibiarkan begitu saja, dengan adanya pembiyaran itu, kami mencurigai adanya oknum yang bermain dibelakang layar ini,” curiganya.

Baca Juga:  Pemkot Bandarlampung Langgar Permenkes Terkait Videotron Iklan Rokok

Selain menilai DPPRD kurang tegas, Komisi II DPRD Kota Bandarlampung, merasa tersinggung dengan sikap cabang PT Gudang Garam yang dinilai kurang Koperatif dengan permasalah ini.

“Bagaimana kami mengatakan bahwa cabang PT Gudang Garam itu kurang koperatif dengan permasalahan ini, ketika kami undangn untuk Haering guna menanyakan hal ini, mereka terkesan menyepelekan lalu ketika kami meminta data terdapat beberapa titik iklan PT Gudang Garam yang berada di kota Bandarlampung, meraka (Gudang Garam) memberikan data yang tidak lengkap,” sesalnya.

Baca Juga:  Iklan Rokok di Bandarlampung Menjamur

Karena kurang puasnya data yang diberikan cabang PT Gudang Garam, rencananya Komisi II DPRD kota Bandrlampung akan kembali mengundang Hearing pihak pelaku pelanggar perwali itu.

“Rencananya kamis (23/8) mendatang, kami akan kembali mengundang PT Gudang Garam itu, sebab kami sampai saat ini masih belum puas dengan data yang mereka berikan kepada kami (Komisi II),” akhirnya. (JI)

Videotron

Posting Terkait