Direktur PT Achilles Raja Dituntut 8 Tahun Penjara

Ilustrasi Sidang. (Ist)

BANDAR LAMPUNG – Sutanto, Direktur PT Achilles Raja, harus duduk di kursi pesakitan Pengadilan Negeri Tanjung Karang, lantaran ulahnya yang melakukan tindak pidana korupsi dalam proyek pembangunan peningkatan ruas jalan Rajabasa Lama Induk Taman Nasional Way Kambas (TNWK) pada tahun anggaran 2016, dengan total kerugian negara yang diakibatkan sebesar Rp1,5 miliar, Selasa (19/3)

Dalam sidang yang diketuai oleh Hakim Ketua Siti Insirah kali ini, Jaksa Penuntut Umum dari Kejaksaan Negeri Lampung Timur, M. Habi, membacakan tuntutannya atas nama terdakwa Sutanto, dengan meminta kepada majelis hakim untuk menghukum terdakwa dengan pidana penjara selama 8 tahun dan diwajibkan membayar denda sebesar Rp200 juta dengan subsidair denda 6 bulan kurungan penjara.

“Oleh karena terdakwa telah mengembalikan kerugian negara sebesar Rp100 juta, maka sutanto pun diwajibkan untuk membayar sisa uang pengganti kerugian negara sebesar Rp1,4 miliar, dengan ketentuan apabila uang pengganti tersebut tak mampu dikembalikan maka dapat diganti dengan pidana badan yaitu penjara selama 4 tahun lamanya,” kata Jaksa M. Habi.

Hal-hal yang memberatkan menurut jaksa ialah, Sutanto berbelit – belit memberikan keterangannya selama dalam proses persidangan dan terdakwa tidak mengakui kesalahannya yang merugikan keuangan negara.

Sementara sidang lanjutan akan digelar kembali pada Selasa pekan depan, dengan agenda sidang yakni pembacaan nota pembelaan oleh terdakwa. (*)

Achilles Raja Sutanto

Posting Terkait