Disdik Tuba Pastikan Panggil Kasek SDN I Lingai

MENGGALA,-Kabid Pembinaan SD,Dinas Pendidikan Kabupaten Tulangbawang Das’at pastikan akan melakukan panggilan resmi terhadap Kasek SDN 01 Lingai AH,terkait dengan tidak maksimalnya menjaga dan mengelola sekolah dengan baik.

“Ia akan kami layangkan panggilan resmi pada 06 september untuk mengklarifikasi,penelantaran sekolah,saya dan tim sudah melakukan cek kelokasi sekolah memang benar,sekolah tidak dirawat dengan baik,empat ruang kelas dipenuhi kotoran kelelawar padahal senin sudah mulai KBM Tatap Muka,”tegasnya.Jum’at 03/09.

Dikatakan Das’at Untuk membersihkan empat ruang belajar tersebut pihaknya dibantu pegawai Disdik dan beberapa Mahasiswi magang melaksanakan gotong rotong.

“Sudah kami bersihkan semua supaya anak-anak nyaman saat belajar,saya coba contak ibu Kasek tapi beliau tidak bisa datang karena ada urusan di luar kota,tidak jadi masalah yang penting semua ruangan belajar sudah bersih,”ujarnya.

Das’at menjelaskan jika kerusakan plafon beberapa ruang belajar,baru 30% akibat kotoran kelelawar yang berada diatas sekolah.

Mestinya jelas Das’at,kerusakan tersebut dapat diperbaiki oleh pihak sekolah dengan mengunakan Dana Bos reguler.

“Ini bisa diperbaiki mengunakan Dana Bos reguler,karena 5%dari total Bos diperuntukan guna perawatan sekolah,semua tergantung kemauan Kasek,yang jelas nanti akan kita lihat penjelasan Kasek seperti apa,tentu saja hasilnya akan kami laporkan kepada pimpinan,persoalan dugaan penyimpangan itu ranahnya Inspektorat kami hanya pembinaan,”ujarnya.

Untuk itu Sambung Das’at,pihaknya menghimbau seluruh Guru SDN 01 Lingai agar tetap menjalankan aktivitas kegiatan KBM Tatap Muka yang akan digelar serentak pada senin 06 oktober.

“Persoalan Kasek biar menjadi urusan kami Dinas,Pergantian jabatan Kasek,ada regulasi yang mengaturnya,biarkan prosesnya berjalan tampa menganggu kegiatan belajar dan mengajar,”ingatnya.

Disinggung adanya kekecewaan lantaran permintaan Kasek,untuk membantu memperbaiki kerusakan Ruang Belajar dari bantuan Dana Alokasi Khusus (DAK) Bidang Pendidikan tidak mendapat respon,Das’at menjelaskan jika Disdik Tulangbawang tidak punya kewenangan untuk menentukan dapat atau tidaknya sekolah.

Menurut Das’at,penentuan dapat atau tidaknya DAK pada sekolah,tergantung dengan Laporan Dapodik masing-masing sekolah.

“Jadi masing-masing sekolah wajib rutin update mengisi laporan dapodik,secara Online,karena ini akan menjadi acuan utama kementerian untuk menentukan layak atau tidaknya sekolah mendapatkan DAK,

artinya Operator sekolah sangat berperan penting,dan kerusakan pada SDN 01 Lingai belum capai 30%jika mau diperbaiki kan ada dana Bos,jangan jadikan alasan seolah-olah salah pemerintah,padahal sengaja dibiarkan rusak dan kotor,ini luar biasa,”pungkasnya.

Persoalan muncul sejal adanya Postingan di grup Facebook Kabar Tulang Bawang dan grup Presidenku Jokowi,dari Aminah Aminah yang mengaku sebagai Kepala Sekolah SDN 01 Lingai mengharap kepada Bupati Winarti serta Presiden Jokowi,untuk merenovasi beberapa ruang kelas yang dipandang tidak  lagi layak sebagai tempat KBM,jika tidak dilakukan perbaikan maka pemilik akun meminta agar sekolahnya di tutup.

Pantauan dilokasi,nampak kesan kumuh terlihat saat masuk di area SDN 01 lingai Menggala,bau busuk menyengat berasal dari empat ruang belajar kanan masuk yang dipenuhi oleh kotoran kelelawar.

Sungguh Miris,seluruh plafon triflek ruangan hingga teras kelas nampak sudah jebol,kursi dan meja siswa sudah pada reot,seperti terkesan ada pembiaran.

Bahkan ketika Tim Disdik dibantu beberapa Dewan Guru, minus Kasek bersih-bersih menemukan Bong Alat Hisap Sabu tepat dibelakang area sekolah.

Kendati ruang belajar dibiarkan terbengkalai,tetapi Ruang Kepala Sekolah dan Ruang Guru nampak Bersih,dihiasi dengan Sofa mewah.

(Murni.Ac)

Posting Terkait