Disebut Pejuang Refomasi, Ini Jawaban Mahendra Utama

Mahendra Utama

BANDAR LAMPUNG – Calon Anggota DPR RI dari dapil Lampung I Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Lampung Mahendra Utama menanggapi pernyataan Senior di GMKI Bandarlampung, Robert Manurung yang menyebut dirinya sebagai pejuang reformasi di Lampung pada tahun 1997-1998 lalu.

Mahe sapaan akrab Mahendra Utama mengucapkan terima kasih atas penilaian perjuangannya tersebut. Pernyataan tersebut kembali mengingatkannya pada masa lalu yang mengharuskan mengambil  langkah suatu keinginan untuk perubahan bangsa Indonesia.

“Kalau semua hanya menonton atau diam saja, maka perubahan tidak akan terjadi. Jadi harus ada yang menjadi pelopor atau mengambil kepeloporan. Setelah perubahan terjadi, silahkan semua orang menikmati,” kata Mahe, Selasa (2/10).

Baca Juga:  Mahendra Utama Gagas Gerakan New Wave

Langkahnya tersebut, ternyata mendapat dukungan secara senyap dari masyarakat mayoritas dan minoritas di Bumi Ruwa Jurai.

”Pada masa itu siapa yang berani meneriakan gulingkan Soeharto, meneriakan ABRI harus ke barak. Tetapi  mereka mendukung secara diam langkah saya bersama berbagai elemen masyarakat seperti  mahasiswa, rakyat miskin perkotaan, pelajar SMA hingga tokoh agama yang  menginginkan perubahan  tersebut,” ucapnya.

Kendati demikian, ia mengaku bahwa sebelum mengambil langkah tersebut, caleg PKB dapil I ini melakukan semacam survey pemetaan lapangan dukungan masyarakat yang menginginkan reformasi.

“Ternyata mayoritas masyarakat menginginkan perubahan, tetapi tidak berani meneriakannya. Ini menambah keyakinan saya untuk terus bergerak dalam menyuarakan reformasi Indonesia.

Baca Juga:  KPK Respon Kritik Eksponen 98 Asal Lampung: Bang Saut Keren

Kemudian, kami mendapat kehormatan dari  teman-teman GMKI pada waktu itu, dimana  salah satu person yang memiliki peran strategis di Lampung mengundang kami untuk berdialog, mengingat beberapa tokoh agamanya turut memberikan support, moral, seperti almarhum Romo Baron yang juga termaksud aktivis revolusi bunga di francis.

Selanjutnya Victor Rembet dengan memberikan akses berobat gratis di RS Imanuel untuk seluruh aktivis yang dianggap mereka layak untuk dibantu, maka akan dibantu oleh mereka. Kemudian mantai ketua PGI Lampung Reifa Natigor yang memberi akses agar kita bisa lebih dekat dengan teman –teman GMKI ,”ucapnya.

Baca Juga:  Warga Milenial Lampung Gelar Diskusi Bersama Mahendra Utama

Saat disinggung, Senior GMKI Bandarlampung meyakini bahwa dirinya akan mendapat dukungan dan terpilih sebagai calon anggota DPR RI periode 2019-2024, Mahe berpendapat bahwa langkah itu bisa terwujud dengan bergandengan tangan bersama masyarakat dapil Lampung I.

“Insya Allah saya akan istiqomah dalam mengemban  kepercayaan dan dukungan teman-teman serta masyarakat dapil Lampung I. karena ini sifatnya amanat dan harus dijalani. Karena jika tidak dijalani, maka akan mendapat hukuman minimal yakni, hilangnya kepercayaan masyarakat. Sementara hukuman terberatnya, akan dicibir atau di bully oleh masyartakat karena dianggap tidak konsisten,”pungkasnya. (TM)

Mahendra Utama

Posting Terkait