Disperpusip Waykanan dan Tanggamus Kunjungi Lambar

LAMPUNG BARAT – Dinas Perpustakaan dan Kearsipan serta Tim Gerakan Literasi Daerah (GLD) Kabupaten Lampung Barat mendapat kunjungan Studi Banding dari Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Disperpusip) Kabupaten Tanggamus serta Disperpusip Kabupaten Way Kanan, Senin (18/03).

Sekretaris Tim Gerakan Literasi Daerah Drs. Sandarsyah mendampingi Ketua Tim GLD setempat Partinia, S.Pd  MM. mengatakan, jumlah anggota rombongan yang hadir sebanyak 12 orang, masing-masing kabupaten mengutus enam orang. Ketua rombongan dari Kabupaten Tanggamus adalah Kabid Perpustakaan Disperpusip Tanggamus, Wayan Suprawoto. Sedangkan dari Kabupaten Way Kanan dipimpin Kabid Perpustakaan Way Kanan, Suharmaji, S.Pd MM.

“Seperti diketahui, Lampung Barat telah mencanangkan diri sebagai Kabupaten Literasi, dan menurut mereka dalam waktu singkat telah mengalami kemajuan yang sangat signifikan. Kedua rombongan disamping berkunjung ke Perpustakaan Kabupaten Lampung Barat dan Lamban Prestasi Kabupaten Lampung Barat, juga meninjau Gerakan Literasi Sekolah (GLS) yang ada di SDN3 Way Mengaku dan SMPN Sekuting Terpadu,” ujar Sandarsyah.

Diketahui, di Dinas Perpustakaan dan Kearsipan, rombongan diterima oleh Sekretaris Diperpusip setempat Drs. Sandarsyah. Sedangkan di SDN 3 Way Mengaku diterima oleh Kepala Sekolah Erwansah, S.Pd  MM dan di SMPN Sekuting Terpadu rombongan diterima oleh Kepala SMPN Sekuting Terpadu, Nuryadin, S.Ag.

“Mereka tertarik untuk belajar ke Lampung Barat karena Lampung Barat telah lebih dahulu mencanangkan diri menjadi Kabupaten Literasi. Mereka ingin belajar apa syarat-syaratnya untuk menjadi kabupaten literasi serta langkah-langkah persiapan apa yang harus dipenuhi agar terbentuknya Kabupaten Literasi, dan apa yang harus dilakukan oleh pemerintah daerah untuk mendukung Kabupaten Literasi.

Lalu, mereka juga belajar bagaimana menerbitkan Peraturan Bupati tentang Gerakan Literasi Daerah, program dan kegiatan Kabupaten Literasi serta dan dukungan dana untuk operasional kegiatan Kabupaten Literasi. Kendala-kendala yang dihadapi dalam melaksanakan program Gerakan Literasi Daerah, peran serta masyarakat dalam mendukung Gerakan Literasi Daerah, Out put apa yang diharapkan setelah menjadi Kabupaten Literasi, dan penjelasan tentang susunan pengurus Tim GLD Kabupaten,” jelasnya.

Sedangkan dalam kunjungannya ke SDN 3 Way Mengaku dan SMPN Sekuting Terpadu, rombongan ingin menggali pengetahuan bagaimana mengelola Gerakan Literasi Sekolah (GLS). Seperti bentuk susunan pengurus TIM GLS, apa-apa saja yang harus dilakukan agar GLS bisa berjalan maksimal dan kewajiban-kewajiban apa saja yang harus dipenuhi oleh sekolah untuk mendukung Kabupaten Literasi.

(Fb)

Disperpusip Lambar Disperpusip Tanggamus Disperpusip Waykanan

Posting Terkait