Disporapar Waykanan Maksimalkan Potensi Arung Jeram Kampung Bonglai

Kepala Disporapar Waykanan, Yustian Umri Sangon | Foto: Chaikal/Fajar Sumatera

BLAMBANGANUMPU – Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Kabupaten Waykanan terus menggenjot sektor pariwisata khususnya arung jeram. Salah satunya yang ada di kampung Bonglai, Kecamatan Banjit.

“Ada beberapa hal yang harus kita perjuangkan di sektor pariwisata, karena kita harus cari dan tampil beda. Jika kita monoton hanya jualan air terjun, diluaran sana banyak yang lebih bagus dan indah. Untuk itu kita berupaya semaksimal mungkin,” ungkap Kepala Disporapar Waykanan, Yustian Umri Sangon, Jumat (13/3)

Yustian mengungkapkan, selama empat tahun Raden Adipati Surya dan Edwar Anthony, dirinya baru satu tahun menjabat sebagai Kepala Disporapar.

“Saat ini kita dalam proses pembangunan manusianya di bidang pariwisata. Karena kita tahu di Waykanan hampir keseluruhan destinasi dan potensi pariwisata letaknya tersembunyi, jaraknya jauh dan ada yang berada di kawasan hutan register yang tidak mungkin kita bangun infrastruktur,” kata Yustian.

Baca Juga:  Pengurus FAJI Gelar Munas ke III

Untuk itu, sudah beberapa mengundang Federasi Arung Jeram Indonesia (FAJI), Dinas Pariwisata Provinsi Lampung untuk meminta saran dan pendapat dalam membangun disektor pariwisata di Waykanan.

“Karena memang kita untuk mengejar daerah lain yang memang sudah mumpuni, mulai dari manajemennya sudah baik potensi sudah terkenal, jarak dan aksesnya baik dan lain sebagainya, jadi kita di Waykanan akan ambil segmen khusus, di tempat lain tidak ada dalam hal ini soal arung jeram,” kata Yustian.

Dia bersyukur arung jeram di Waykanan potensinya luar biasa, untuk di Lampung sendiri cuma ada tiga tempat potensi arung jeram yaitu Tanggamus, Lampung Barat dan Waykanan.

Baca Juga:  Arung Jeram Topang Pariwisata Lampung

“Kita bersyukur punya kekayaan alam yang luar biasa, karena arung jeram kita dinilai memiliki great yang baik dan kita tidak ada saingan atau yang dapat menandingi arung jeram kita,” sambung Yustian.

Menurutnya, Disporapar sudah berupaya melakukan pembinaan pokdarwis, tracking yang dipusatkan di bendungan Waybesay Kampung Bonglai dan FAJI berencana membuka sekolah arung jeram.

“Mereka (FAJI) juga susah sering buat kegiatan dan bawa tamu dari luar daerah,” ungkap Yustian.

Selain itu, diketahui FAJI merencanakan akan mengadakan kejuaran daerah dan akan dipusatkan di Waykanan karena melihat potensi arung jeram yang ada di Bumi Ramik ragom luar biasa

“Di sektor olahraga yang sedang dan akan kita lakukan adalah kerena memang kami bertugas untuk mengolahragakan masyarakat atau memasyarakatkan olahraga (membudayakan ditengah masyarakat) untuk prestasi itu sudah ada wewenang KONI, kami hanya membina dan mengajak masyarakat umum untuk berolahraga apapun, senam, bersepeda, sepak bola dan lain sebagainya,” imbuh Yustian.

Baca Juga:  Parosil Jajal Arung Jeram Way Besai

Dia menegaskan, ada satu cabang yang mampu mengangkat nama Waykanan dikancah nasional bahkan dunia yaitu di cabang karate, “Sudah terbukti juara Sea Games dan saat ini dalam pembinaan provinsi yaitu Ari beserta adiknya,” ucapnya.

Yustian mengungkapkan, di bidang pemuda pihaknya agak kewalahan karena terkendala anggaran yang minim, tapi ada beberapa yang bisa dilakukan seperti kerjasama dengan pemerintah provinsi seperti bimbingan tekhnis, pelatihan.

“Dan baru-baru ini kita kirimkan dua orang pemuda ke provinsi untuk melakukan pelatihan kepemimpinan,” pungkasnya. (MS/CHAIKAL)

Arung Jeram Bonglai Disporapar Waykanan

Posting Terkait