Ditreskrimum Polda Bekuk 2 Spesialis Curanmor

BANDARLAMPUNG—Dua spesialis tindak kejahatan pencurian kendaraan bermotor (curanmor), Her (32) dan To (33) diringkus jajaran Subdit III Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Lampung. Kedua pelaku warga Desa Batubadak Kecamatan Margasekampung Kabupaten Lampung Timur (Lamtim), diringkus pada Minggu (3/12) dini hari.

Her dan To ditangkap jajaran Ditreskrimum Polda Lampung di Jalan Raya Suban, Kelurahan Pidada, Kecamatan Panjang, Bandarlampung. Selain mengamankan kedua pelaku, polisi juga mengamankan barang bukti yaitu satu unit sepeda motor, dan kunci letter T yang biasa digunakan untuk merusak kontak sepeda motor.

Baca Juga:  Motor Colongan Jual di OLX

Penangkapan dilakukan usai petugas melakukan monitoring, dan pengintaian, salah satu kompolotan curanmor yang biasa beraksi di Kota Metro hendak bermain di Kota Balam.

“Setelah kita lakukan pengembangan, kemudian kita mendapat informasi yang menyebutkan para pelaku akan main ke Bandarlampung. Kemudian kita mencari lokasi yang akan dilalui kedua. Saat mereka melewati daerah Panjang tepatnya di flyover flyover Suban Panjang, langsung kita lakukan penangkapan,” kata Ditreskrimum Polda Lampung Komisaris Besar Heri Sumarji, Senin (4/12) di Mapolda Lampung.

Baca Juga:  Residivis Curanmor Curi Ayam Tetangga

Kedua pelaku mengaku baru pertama kali hendak beraksi di Bandarlampung, namun sejumlah aksi pencurian tersebut kerap mereka lakukan di Kota Metro. “Mereka ngakunya enggak pernah di Bandarlampung, tapi kalau di Metro sudah mencocokkan, dan ada dua TKP,” kata Heri.

Sementara To mengaku, dua pencurian kendaraan bermotor tersebut ia lakukan pada bulan Oktober. Modus yang dilakukan adalah dengan cara mengintai rumah-rumah yang ditinggal penghuninya (keadaan kosong). Selain itu memantau motor yang diparkir dalam keadaan lengah, kemudian memonitor lokasi sekitar, ketika aman mereka langsung beraksi, terkadang merusak kunci pagar hingga pintu rumah korban.

Baca Juga:  Pelaku Curas Nyaris Dihajar Massa

“Tiap unitnya kita jual sekitar 3-4 juta di wilayah Lamtim. Uangnya buat kebutuhan sehari-hari,” katanya. (*/RD)

2,324 kali dilihat, 1 kali dilihat hari ini

Curanmor

Penulis: 
    author

    Posting Terkait

    Tinggalkan pesan