DJP Lampung Minta LJK Laporkan Pajak

DJP Lampung & Bengkulu menggelar dialog soal Keterbukaan Informasi Keuangan, dengan peserta dari Perwakilan LJK, dan Wajib Pajak diatas Rp1 Milyar yang ada di Lampung. kegiatan berlangsung di Hotel Sheraton, Senin (28/5).

BANDARLAMPUNG—Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Kantor Wilayah Lampung & Bengkulu mengadakan dialog keterbukaan akses informasi keuangan dan isu-isu aktual terhadap instansi terkait perpajakan, dengan dihadiri beberapa instansi wajib pajak diatas Rp1 miliar yang ada di daerah Lampung.

Melalui acara ini, DJP mengingatkan kembali Lembaga Jasa Keuangan (LJK) yang dibawahi OJK, untuk melakukan kewajiban mendaftarkan dan melaporkan pajaknya.

“Kami kembali mengingatkan LJK akan keterbukaan informasi keuangan, namun selain itu kegiatan ini bukan khusus untuk membicarakan hal tersebut, tetapi juga membahas hal-hal yang krusial yang memang penting buat kami untuk disampaikan kepada wajib pajak,” ujar Kepala DJP Lampung & Bengkulu, Erna Sulistyowati saat ditemui di acara Tax Gathering, di Hotel Sheraton Bandarlampung, Senin (28/5).

Erna menjelaskan, keterbukaan akses informasi keuangan sebenarnya sudah pernah dibahas pada kesempatan sebelumnya di Novotel Lampung, maka kali ini hanya mengingatkan kembali. Tidak hanya LJK, tetapi turut hadir wajib pajak lainnya. Seperti wajib pajak pribadi dan perusahaan.

Narasumber dalam gathering kali ini hadir Kepala Kantor Wilayah DJP Bengkulu-Lampung Erna Sulistyowati, Kepala Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Lampung Indra Krisna dan Kepala Bidang Data dan Pengawasan Potensi Perpajakan Dudi Efendi Karnawidjaya.(IH)

Posting Terkait