DPD Ikatan Wartawan Online ( IWO) Tulang Bawang Barat Terbentuk

Riko Amir Sah
Riko Amir Sah
Ketua DPD Ikatan Wartawan Online (IWO) Tulangbawang Barat, Riko Amir Sah.

Tulang Bawang Barat – Pengurus Dewan Pimpinan Daerah Ikatan Wartawan Online (DPD IWO) Kabupaten Tulang Bawang Barat resmi dibentuk secara aklamasi, pada 7 Desember 2017. Dengan keberadaan IWO di Bumi Ragem Sai Mangi Wawai ini, diharapkan dapat meningkatkan profesionalisme kinerja wartawan.

Hal ini diungkapkan ketua terpilih Ikatan Wartawan Online (IWO) Tulang Bawang Barat, Riko Amir Sah, melalui press release kepada fajarsumatera.co.id, Kamis(7/12/2017).

Pria ramah ini mengatakan pembentukan pengurus DPD IWO Tubaba dilaksanakan pasca diterbitkannya Surat Mandat Sementara yang ditandatangani oleh Ketua Umum DPP IWO, Jodhi Yudono dan Sekretaris Jenderal DPP IWO, Witanto, pada 20 Nopember 2017 lalu.

“IWO adalah organisasi profesi yang menaungi wartawan dan pemilik media online di Indonesia, dan didirikan oleh sejumlah wartawan-wartawan senior di Kebon Sirih, Jakarta, 8 Agustus 2012 lalu. IWO bukan sekedar pelindung terhadap kebebasan pers, namun juga sebagai tameng untuk melawan berita  hoax,” ungkapnya.

Riko bertekad menjadikan IWO Tubaba sebagai wadah dalam melahirkan wartawan yang profesional dalam menjalankan tugas dan profesi sebagai seorang jurnalis. Hal itu, lanjut dia, sesuai pula dengan aturan dan Undang-Undang Pers. Serta ikut memperjuangkan hak-hak wartawan, terkait kebebasan dan kesejahteraan pers di masa yang akan datang.

“Pada intinya, marilah kita sama-sama bersatu dengan satu tekad, agar wartawan di Tubaba ini bekerja secara profesional, mempunyai kualitas kerja yang nyata, serta terlindungi dari segala bentuk intimidasi dalam menjalankan tugas jurnalistiknya,” tegasnya.

Sementara itu, Yunastanto selaku Sekretaris DPD IWO Tubaba mengatakan siap memperjuangkan hak-hak dan kesejahteraan wartawan online yang ada di Tubaba. Sebab, kesejahteraan merupakan modal dasar penggerak wartawan untuk meraih kesuksesan.

“Kita akui, di masa sekarang, kesejahteraan terhadap wartawan kurang mendapat perhatian. Baik itu dalam lingkup perusahaan wartawan bernaung maupun di luar perusahaan. Dengan terbentuknya IWO ini, kita berharap bisa lebih meningkatkan eksistensi kerja, dan melahirkan SDM yang berkualitas dalam menjalankan profesi sesuai Kode Etik Jurnalistik,” harapnya. (GS)

426 kali dilihat, 4 kali dilihat hari ini

Berita Terkait

Leave a Comment