DPK Lampung Barat Tidak Transparan Soal Anggaran Buku

DPK Lampung Barat Tidak Transparan Soal Anggaran Buku

Kadis Perpustakaan dan Kearsipan Daerah Lampung Barat, Saripan Halim.

LAMPUNG BARAT – PERENCANAAN Kegiatan Penyediaan Bahan Pustaka Perpustakaan di Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah Kabupaten Lampung Barat (Lambar) diduga asal-asalan. Karena kegiatan belanja buku senilai Rp 140.000.000 tersebut, perencanaannya hanya berdasarkan perkiraan.

Dikonfirmasi di ruang kerjanya, Rabu (21/03), Kadis Perpustakaan dan Kearsipan Daerah Saripan Halim mengatakan bahwa, saat pembahasan APBD 2018 di penghujung 2017 lalu, rencana belanja berdasarkan kira-kira.

Belum ditentukan juga judul serta jumlah item yang akan dibelanjakan. Tanpa survei, kami memperkirakan dari anggaran yang ada, ingin menambah 1200, dari target awal sekitar 1300 item buku.

“Kita inginkan judul ini dan itu gak ada, pokoknya kita buat yang dibutuhkan oleh masyarakat dan sesuai dengan daerah kita. Apalagi sekarang ada program Literasi, maka kita harus ikuti langkah pimpinan. Dan tidak masalah belanja melebihi dari volume yang ada di DPA, yang penting tidak melebihi nilai pagu,” kilahnya.

Saat ditanya mengenai DPA (dokumen pelaksana anggaran), beliau sesaat terdiam dan tidak mau menunjukkan dengan alasan karena itu sifatnya rahasia.

Sementara itu Bendahara Umum Jauhari, mendampingi Ketua DPP LSM TEKAD (Transparansi Kebijakan Daerah) RI, Bahrain Ayub, SH menegaskan jika sebagai seorang Kadis yang bersangkutan harus mengetahui dan memahami.

“Saripan Halim selaku Kadis harus memahami betul apa yang dimaksud dengan rancangan anggaran, tidak boleh berdasarkan perkiraan dan harus jelas mau dikemanakan serta dasarnya apa. Karena itu uang negara yang penggunaannya harus efektif, efisien, tranparansi dan akuntabel. Diperlukan juga survei dan perbandingan sebelum ketika melakukan perencanaan,” jelasnya. (FB)

158 kali dilihat, 2 kali dilihat hari ini

DPK Lampung Barat

Penulis: 
    author

    Posting Terkait

    Tinggalkan pesan