Bawaslu Kota Bandar Lampung Temukan 1090 Daftar Pemilih Ganda

 

Fajar Sumatera – Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kota Bandar Lampung, Candrawansah menyebutkan setidaknya ia menemukan Daftar Pemilih Ganda Sebanyak 1090 Orang.

Bawaslu menanggapi data Rekapitulasi DPSHP dalam rapat Pleno Terbuka Penetapan DPT Di Hotel Emersia, Bandar Lampung, (12/10).

Hal itu diungkapkannya dalam Rapat Pleno Terbuka Rekapitulasi dan Penetapan Daftar Pemilih (DPT) Pemilihan Serentak Lanjutan Tahun 2020 Kota Bandar Lampung. Candrawansah meminta kepada Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Bandar Lampung untuk menyelesaikan Daftar Pemilih yang Ganda yaitu sebanyak 1090 Orang.

Baca Juga:  Simak Penjelasan Singkat Bustami Zainudin Soal Dasar Pemeriksaan yang Dijalaninya di Kejagung Gegara Kasus Korupsi KONI

“Kita menemukan 1072 orang dan menemukan yang baru yaitu sebanyak 18 orang diantaranya Orang yang telah meninggal dan TNI,” kata Ketua Bawaslu Kota Bandar Lampung, Candrawansah.

Sebelumnya, Candrawansah mendapatkan beberapa kejanggalan dari Paparan 20 PPK se- Bandar Lampung, DPSHP yang akan di tetapkan ke DPT sebanyak 647.278 Pemilih diantaranya 324.429 Pemilih dan Perempuan 322.849 Pemilih.

Baca Juga:  Calon Bupati Way Kanan Juprius Juga Pernah Jadi Tersangka Kasus Tipu Gelap Senilai Rp2 Miliar di Polda Lampung

Namun hasil Rapat Pleno Terbuka Rekapitulasi DPS Pemuktahiran tingkat Kota sebelumnya sebanyak 640.910 Pemilih diantaranya 321.336 Laki-Laki dan Perempuan 319.574 orang.

Artinya ada Penambahan Sebanyak 6386 Pemilih dari 6386 Pemilih inilah Bawaslu mendapatkan 1090 Pemilih yang Ganda.

“Saya meminta kepada KPu untuk menyelesaikan itu sebelum magrib,” ujarnya.

Selain daripada itu, Bawaslu juga mempertanyakan banyaknya perubahan data di 16 PPK dari 20 PPK se-Kota Bandar Lampung selain dari kecamatan Langkapura, TBB, Enggal dan Sukabumi.

Baca Juga:  Pilkada Digelar 9 Desember 2020, Politisasi Bansos Bakal Dijerat

Bawaslu juga meminta kepada KPU Kota Bandar Lampung Segera menyelesaikan 1090 Pemilih Ganda yang telah ditemukan oleh Tim Bawaslu Kota Bandar Lampung.

“Kami meminta KPU Untuk menghapus data data tersebut agar bisa di DPT kan,” tutupnya.

Yunus

Bawaslu Bandar Lampung Pilkada 2020

Posting Terkait