Dua Desa di Lamsel Larang Warga Buang Sampah Sembarangan

Edi | Fajar Sumatera

KALIANDA – Dua desa di Kecamatan Kalianda, Lampung Selatan (Lamsel), Pematang dan Kesugihan, kompak melakukan pemasangan banner atau poster imbauan tentang larangan membuang sampah sembarangan.

Pasalnya, akses jalan perbatasan dua desa atau biasa disebut warga dengan Tanjakan Tabak, menjadi tempat pembuangan sampah.

Akibatnya, selain dapat menghambat aliran air karena penyempitan sekitar daerah aliran sungai (DAS) drainase yang kurang memadai, sampah yang berserakan bisa mengundang penyakit dan bau tak sedap.

Baca Juga:  Sayembara Berhadiah Bagi Penangkap Oknum Buang Sampah Sembarangan

Kepala Desa Pematang, Edy Hamzah, berharap agar masyarakat sekitar yang melintas ataupun siapa saja ikut peduli dan tidak membuang sampah lagi di lokasi sekitar.

“Semoga bisa memberikan kesadaran bagi semua warga. Tidak lain untuk mengantisipasi banjir disekitar daerah tersebut karena adanya tumpukan sampah,” ungkap Edy, Selasa (28/1).

Sementara, Fajri Suryadi Putera, Kepala Desa Kesugihan, mengaku, pemasangan tanda tersebut merupakan bentuk kerjasama antara dua desa menjaga kebersihan lingkungan.

Baca Juga:  Pemdes Pematang Bangun Jalan Tembus Lingkar Jaha

“Tujuannya agar desa kita bersih dan bebas dari sampah, sehingga elok di pandang mata, yang dimana sebelumnya banyak sampah yang berserakan dan sangat bahaya dampaknya,” tutupnya.(EDI)

Buang Sampah Sembarangan Kesugihan Pematang

Posting Terkait