Dua Emak-emak Nyabu di Dapur

Tinus | Fajar Sumatera

BANDARLAMPUNG – Dua wanita, warga Kelurahan Pengajaran, Telukbetung Utara, Bandarlampung, disidangkan lantaran kedapatan menggunakan sabu secara bersama-sama di dalam dapur rumahnya.

Rosalina dan Yulihartati, dua wanita setengah baya itu, harus didudukkan di hadapan majelis hakim Pengadilan Negeri Tanjung Karang. Jaksa pun menjerat keduanya menggunakan pasal 114 ayat 1, 112 ayat 1 dan pasal 127 ayat 1, tentang narkotika dengan ancaman hukuman maksimal seumur hidup.

Baca Juga:  Keluarga Korban Pembunuhan Histeris saat Sidang

Dari keterangannya, sabu yang mereka pakai ini dititipkan oleh seorang bernama Ozi, dengan iming-iming sejumlah uang dan memakai sabu tersebut bersama, yang akan dijualnya kembali jika ada pemesan.

Dihadapan majelis hakim, kedua terdakwa pun mengakui telah beberapa kali dititipkan dan memakai sabu dari Ozi , yang sering mereka gunakan bersama di dapur rumah milik Rosalina.

Baca Juga:  Mantan Kadis Sebut Aturan Khamamik Kacau

“Kami gunakan saat anak-anaknya sedang tertidur saja,” kata terdakwa Rosalina, Jumat (20/9).

Dari hasil penangkapan keduanya, turut dijadikan barang bukti di persidangan yaitu satu plastik bening Kristal jenis sabu-sabu, satu buah timbangan digital yang ditemukan di dalam lemari kamar Rosalina, serta satu buah alat hisap bong di dalam kantong plastik.

Baca Juga:  Jaksa Dinilai Paksakan Pasal Pembunuhan

Sementara sidang lanjutan akan digelar kembali pada pekan depan, dengan agenda sidang yaitu mendengarkan pembacaan tuntutan dari jaksa.(TN)

Emak-emak Nyabu PN Tanjung Karang

Posting Terkait