Dua Penebang Pohon Didakwa Merusak Hutan

Istimewa

BANDAR LAMPUNG – PR  dan TR, warga Tanggamus, didakwa oleh jaksa telah melanggar pasal 82 ayat 1 huruf c, junto pasal 2 huruf c, Undang Undang RI Nomor 18  tahun 2013, tentang pemberantasan dan pencegahan perusakan hutan, junto pasal 55, ayat 1 ke 1 KUHP.

Dakwaan ini, dibacakan langsung oleh Jaksa Kejaksaan Tinggi (Kejati) Lampung, dalam sidang perdana yang digelar di Ruang Cakra, Gedung Pengadilan Negeri Tanjung Karang, Bandar Lampung, Selasa (15/10).

Baca Juga:  Bawa Sonokeling, Warga Air Kubang Ditangkap Polisi

Dalam dakwaannya, kedua pesakitan yang sehari-harinya bekerja sebagai tukang tebang pohon ini, diajak bekerja oleh  SN, ke Hutan Lindung Bukit Rindingan, Register 32 Air Naningan, Kabupaten Tanggamus.

Dihadapan majelis hakim, keduanya  mengaku bersedia melakukan pekerjaan tersebut, lantaran telah dijanjikan upah sebesar Rp400 ribu, untuk menebang pohon dan mengangkut kayu hasil tebangannya menuju jalan desa dengan sepeda motor.

Baca Juga:  Polsek Limau Temukan 51 Balok Ilegal Loging

Sidang lanjutan dari perkara ini akan kembali digelar pada pekan depan, dengan agenda yang mendengarkan keterangan saksi – saksi.(TN)

Ilegal Loging

Posting Terkait