Edarkan Sabu, Pengangguran Bakal Meringkuk 6 Tahun Penjara

Foto: Ilustrasi

BANDARLAMPUNG – Jadi kurir sabu warga Sam Ratulangi, Kelurahan Penengahan, Kecamatan Kedaton, Bandarlampung harus meringkuk selama 6 tahun di penjara setelah majelis hakim menyatakan pria pengangguran ini bersalah mengedarkan narkotika jenis sabu dengan barang bukti 9 paket.

Anton Siswoyo, sebelumnya dituntut oleh Jaksa dengan pidana penjara selama 7 tahun.

Dalam sidang kali ini, Hakim Ketua Nirmala memberikan vonis yang lebih ringan dari tuntutan jaksa yang dibacakan pada sidang seblumnya.

Baca Juga:  Wanita Muda Jadi Pengedar Sabu

Hakim berpendapat Anton terbukti secara sah dan menyakinkan bersalah melanggar pasal 114 ayat  1 UU RI nomor 35 tahun  2009 tentang narkotika.

Hakim juga mewajibkan terdakwa membayar denda sebesar Rp1 Miliar Rupiah dengan ketentuan apabila tak sanggup membayar maka akan digantikan dengan pidana kurungan badan selama 3 bulan.

Perkara ini bermula sekitar Oktober 2019 lalu ketika terdakwa bermain ke rumah rekannya, Reza, yang kini berstatus DPO pihak Kepolisian  yang berada di seputaran Sam Ratulangi, Pasir Gintung, Tanjungkarang Barat.

Baca Juga:  Kurir Sabu Divonis 7 Tahun Penjara

Saat itu reza menawarkan paket sedang untuk dijual kembali dengan upah yng dijanjikan sebesar Rp1 Juta Rupiah. Terdakwa yang tidak memiliki pekerjaan ini pun mengiyakan permintaan rekannya tersebut.

Setibanya di rumah, terdakwa memecah paket sedang sabu yang ia dapat menjadi 9 paket kecil. Namun tak lama setelah paket tersebut di ecer, tiba – tiba petugas kepolisian datang dan menangkap terdakwa.(TN)

Baca Juga:  Satnarkoba Polresta Bandar Lampung Ciduk Pengedar Sabu

Pengedar sabu Pengedar Sabu di Bandarlampung Vonis Pengedar Sabu

Posting Terkait