Edward Antony Hadiri JOTA-JOTI Kwarran Baradatu

Ketua Kwartir Cabang Gerakan Pramuka kabupaten Way Kanan, DR. H. Edward Antony, M.M, Jum’at Sore (19/10/2018) menghadiri Jamboree-On-The-Air and Jamboree-On-The-Internet atau yang sering disebut JOTA-JOTI.

Kegiatan yang berlangsung di Kantor Kecamatan Baradatu itu merupakan agenda tahunan yang diprakarsai World Organization of the Scout Movement (WOSM).

Menyampaikan Arahannya, Edward Antony yang juga Wakil Bupati Way Kanan itu mengatakan, program JOTA-JOTI akan menjadi sebuah pembuktian dari janji, hukum, prinsip dan metode kepanduan, seperti yang didefinisikan oleh Konstitusi WOSM, dan juga harus mencerminkan kebijakan yang paling uptodate dan inisiatif dari WOSM yang berkaitan dengan program pemuda untuk semua usia.

Baca Juga:  Edward Antony Hadiri Rakernas Kemenkeu

“Kegiatan ini diharapkan dapat menarik kalangan muda untuk berpartisipasi dan mendapatkan pengalaman tahunan yang menarik bagi semua yang tergabung dalam gerakan kepanduan menggunakan teknologi yang mendidik, menimbulkan sikap toleransi, kesadaran akan budaya yang dimiliki dan meningkatkan kerjasama dalam tim serta membangun rasa memiliki terhadap gerakan kepanduan yang ada di seluruh dunia,” harap Edward Antony.

Baca Juga:  Wabup Way Kanan Buka Bimtek Pengawasan

Untuk diketahui kegiatan tersebut untuk mempromosikan arti pandu dari setiap gerakan kepanduan yang ada di seluruh dunia dan untuk membangun kesadaran budaya, toleransi serta menunjukkan kerja sama dalam tim.

Dengan adanya kegiatan ini diharapkan bagi para pemuda untuk dijadikan kesempatan untuk mengembangkan kreatifitas maupun inovasi melalui berkomunikasi dengan anggota kepanduan dari berbeda wilayah maupun kepanduan dari negara lain.

Baca Juga:  Wakil Bupati Way Kanan Buka Pelatihan Sistem Keuangan Desa

Tema yang diusung dalam kegiatan JOTA-JOTI tahun 2018 yakni  “Life on Land – United Nations Sustainable Goal 15. Protect, restore, and promote sustainable use of terrestrial ecosystems, sustainably manage forests, combat desertification, and halt and reverse land degradation and halt biodiversity loss.”

Ini bisa diartikan kepedulian lingkungan, pembangunan berkelanjutan dan pesan perdamaian. (*)

Edward Antony Jota Joti

Penulis: 
    author

    Posting Terkait

    Tinggalkan pesan