Festival Puisi Tegal Mas Island Sukses, Isbedy: Semoga Berlanjut

Istimewa

BANDARLAMPUNG – Penyair Lampung Isbedy Stiawan ZS yang juga ketua pelaksana Tegal Mas Island International Poetry Festival, 24-26 Januari 2020, menyatakan pesta itu berjalan sukses.

Dari 80 prnyair yang terhimpun dalam buku “Tegal Mas Island Dalam Antologi Puisi” sebanyak 70 hadir dalam helat yang dilaksanakan Tegal Mas Island dan Lamban Sastra Isbedy Stiawan ZS tersebut.

“Saya berterima kasih, pertama-tama kepada penyair yang hadir dan aktif dalam kegiatan ini,” katanya.

Baca Juga:  Mewujudkan Lamban Sastra bagi Literasi di Lampung

Ia mengatakan, tidak hanya di panggung performa arts melainkan mereka berdendang hingga pagi di lombok apung.

Seminar, masih kata pengampu Lamban Sastra itu, juga dihadiri para peserta yang tampak antusias.

Pembicara Putu Fajar Arcana, Ahmad Yulden Erwin, dan Muhammad Saleeh Rahamad (Malaysia) serta moderator Ari Pahala Hutabarat mengurai tema Tuhan Pulau Kata-kata.

Baca Juga:  Saatnya Puisi Mencerahkan Anak Bangsa

Isbedy juga berterimakasih pada Thomas Aziz Riska dan Hensilyana Berthy selaku owner objek wisata tersebut.

“Tanpa kepedulian pada senibudaya, saya yakin helat ini tak pernah ada. Kerja sama yang patut saya syukuri.”

Masih kata Isbedy, urun kepedulian dari Pemprov Lampung, Pemkab Pesawaran, politisi dan parpol di Lampung, serta pihak kepolisian.

“Ini semua sangat mensuport kerja panitia,” imbuh dia.

Baca Juga:  Membaca Kembali Indonesia, Lamban Sastra Isbedy Gelar Politisi Baca Puisi

Isbedy berharap, acara ini dapat berlanjut di tahun-tahun mendatang. Apalagi sejumlah penyair Lampung siap mendukung. Penyair yang diundang lebih luas lagi, terutama untuk negara seperti Cina, Amerika, dan lainnya.

“Semoga saja pihak Tegal Mas Island masih mau bekerja sama. Demi mengharumkan Lampung, menggemakan pariwisata dan senibudaya di daerah ini,” kata Isbedy.(*)

Festival Puisi Tegal Mas Island Isbedy Stiawan ZS

Posting Terkait