Festival Way Kambas ke XVIII Resmi Dibuka

LABUHAN RATU – Festival Way Kambas ke XVIII dibuka oleh Menteri Pariwisata yang diwakili Kabid Pemasaran Area IV Regional I Heri Hermawan pada Jumat 9 November 2018.

Festival Way Kambas tahun ini mengambil tema Konservasi untuk Kesejahteraan. Festival Waykambas menjadi puncak dari 101 festival yang dilaksanakan oleh Pemerintah Kabupaten Lampung Timur.

Rombongan Kabid Pemasaran Area IV Regional I didampingi Gubernur Lampung diwakili Staf Ahli Bidang Pemerintahan Hukum dan Politik, Bupati, Wabup, Sekkab, Kapolres, Pabung Kodim 0411/Lamteng, Perwira TNI AL dan pihak undangan naik kereta gajah menuju lokasi festival.

Sebelum Festival dibuka ada berbagai rangkaian yang dihelat, diantaranya Forest Fotography Festival, Jejak Petualang, Festival Kuliner, Atraksi dan Parade Budaya dari 24 Kecamatan.

Baca Juga:  Festival Way Kambas, Pemprov Alokasikan Perbaikan Infrastruktur Rp 10 Miliar

Festival Waykambas berlangsung mulai tanggal 9-11 November 2018.

Gubernur Lampung diwakili Staf Ahli Bidang Pemerintahan Hukum dan Politik Theresia Sormin mengatakan, Pemprov menyambut baik festival yang merupakan kegiatan tahunan dan ajang pariwisata, sekaligus memkampanyekan satwa yang terancam punah.

TNWK merupakan andalan destinasi wisata di Provinsi Lampung.

Menurutnya, Pemprov Lampung akan membangun gazebo, panggung pentas gaja, kios dan kuliner khas lampung.

Upaya mengangkat citra TNWK dilakukan oleh Pemprov dengan berbagai cara. Ke depan akses menuju TNWK akan semakin terbuka.

Baca Juga:  Pemkab Lampung Timur Matangkan Persiapan Festival Way Kambas 2018

“Dalam lima tahun terakhir pariwisata di Lampung mengalami pertumbuhan tujuh kali lipat. Saya mengharapkan kegiatan Pemkab Lamtim dapat melakukan perencanaan yang matang dan terarah ke depannya. Saya harap ditingkatkan sinergitas untuk mencapai tujuan pembangunan yang telah ditetapkan bagi masyarakat luas,” kata dia.

Sementara itu Bupati Lamtim Chusnunia mengatakan, pendapatan TWNK dari PNBP  mengalami kenaikan sejak digelar festival 2016 hampir 700 juta dari sebelumnya cuma Rp35 juta per tahun. Lalu, tahun 2017 pendapatan menjadi Rp850 juta, dan 2018 hampir Rp900 juta.

“Kami berharap destinasi ini dapat dimanfaatkan dengan baik sebab ketika kita olah menjadi hampir pendapatan menjadi Rp1 miliar,” ungkapnya.

Baca Juga:  Sembilan Jenis Buah Semarakan Penutupan Festival Way Kambas 2017

Kabid Pemasaran Area IV Regional I Heri Hermawan mengatakan, acara ini harus disuguhi dengan destinasi menarik. Sehingga Kabupaten Lamtim terkenal di kalangan wisata mancanegara maupun nusantara.

“Kami siap bersinergi dengan seluruh pimpinan di Kabupaten Lamtim untuk mengembangan bersama-sama supaya baik destinasi maupun promosi pariwisata. Presiden pun mencanangkan agar tahun besok kita mampu mendatangkan 20 juta wisata mancanegara dan 21 juta wisatawan nusantara. Saya berharap Lampung bisa memberikan kontribusi. Acara ini perlu untuk meningkatkan kesejahteraan warga, kami sangat berbesar hati, supaya bisa dipertahankan dan ditingkatkan,” harapnya. (RA)

Festival Way Kambas

Penulis: 
    author

    Posting Terkait

    Tinggalkan pesan