Firman: Ujung Tombak Berita Berkualitas, Dalman: Harus Intim Dengan Teknologi Informasi

Rektor IIB Darmajaya Ir H Firmansyah Yunialfi Alfian MSc MBA. Foto: IIB Darmajaya hp

BANDARLAMPUNG – Hajat akbar Hari Pers Nasional (HPN) 2019 Surabaya, Jawa Timur, 7-9 Februari, usai sudah. Sejumlah pekerjaan rumah raksasa diboyong pulang seluruh yang hadir.

Merebut kembali posisi nahkoda kepercayaan rakyat terhadap penyaji informasi dan berita pascaeuforia media sosial, terus berbenah asah profesionalisme pers, diliputi selingan afirmatif Presiden Joko Widodo (Jokowi) batalnya remisi Susrama, hingga diskusi asyik dahsyatnya jurnalisme wisata bencana.

Penelusuran redaksi, Lampung terbesar menyumbang peserta. Kabar baik meningkatnya kuantitas juru warta, diharap serta mampu mengerek naik elektabilitas indeks demokrasi pionir pembangunan ujung Sumatera.

Apresiasi banyak pihak atas sukses HPN pertama sepanjang pelaksanaan melibatkan organisasi pers non-PWI yakni Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) dalam kepanitiaan nasional ini, dianggap pula upaya merenda HPN transformatif sebagai benang merah.

Redaksi kembali abadikan rangkuman khatur ucap sejumlah tokoh Lampung, bagian rekam digital partisipasi publik terkait HPN 2019.

Semoga dapat turut jadi monumentasi terjaganya kepercayaan rakyat terhadap kinerja pers, dan terpenting, kemerdekaan pers, keperkasaan media massa sebagai pilar keempat demokrasi, serta pengawal demokratisasi ekonomi politik menuju demokrasi digital, manifes.

Diantara tokoh tersebut, Rektor Institut Informatika dan Bisnis (IIB) Darmajaya Ir H Firmansyah Yunialfi Alfian MBA MSc. Pimpinan ‘Kampus Biru’ peraih Anugerah Pemeringkatan Keterbukaan Informasi Badan Publik Provinsi Lampung 2018 kategori PTN/PTS ini, sosok yang terbuka dengan awak pers.

Tepat kemarin, Sabtu (9/2/2019), pukul 09.54 WIB, Pak Haji Rektor, demikian para kolega menyapa Ketua Asosiasi Perguruan Tinggi Swasta Indonesia (APTISI) Lampung itu, menyampaikan ucapan selamatnya.

“Selamat kepada insan pers seluruh Indonesia. Semoga momentum HPN ini menjadi sarana bagi insan pers dan media se-Indonesia menjadi ujung tombak pemberitaan yg berkualitas dan menangkal hoax yang sudah sangat meresahkan,” kata Firmansyah.

Senada, diungkapkan pula Rektor Universitas Muhammadiyah (UM) Lampung Dr Dalman MPd. Pakar linguistik ini menggarisbawahi, bahwa pers merupakan media informasi dan edukasi bagi masyarakat Indonesia.

“Pers di Indonesia tumbuh dan berkembang seiring dengan perkembangan zaman. Oleh sebab itu, pertumbuhan pers di Indonesia sangat menggairahkan dan berkembang pesat. Terlebih lagi di era Revolusi Industri 4.0, pers harus intim dengan teknologi informasi,” ucap dia, pukul 10.21 WIB, kemarin.

Makanya, imbuh Dalman, pers di Indonesia sangat cepat membuka diri, selain berita yang disampaikan melalui media cetak juga disampaikan melalui media online.

Rektor bergaya parlente yang menaja kampusnya jadi Entrepreneur Campus itu melarungkan pesan, melalui Hari Pers Nasional 2019, diharapkan media pers dicintai oleh seluruh masyarakat Indonesia.

“Jayalah Pers Indonesia. Berjuang untuk bangsa. Memberikan informasi yang aktual dan tepercaya. Membuktikan diri sebagai pejuang bangsa yang tangguh tanpa mengenal lelah,” pungkasnya. [red/mzl]

Penulis: 
    author

    Posting Terkait