FSB Tingkatkan Kesejahtaraan Rakyat

LIWA – Bupati Lampung Barat (Lambar) Parosil Mabsus membuka Festival Sekala Bekhak (FSB) ke-V yang rencananya akan berlangsung tiga hari (10-13/7/2018) di Gedung Dalom, Buay Belunguh, Pekon Kenali, Kecamatan Belalau, Selasa (10/7/2018).

Bupati menyampaikan FSB merupakan ajang tahunan pemkab yang bertujuan untuk menggali, melestarikan, dan mempromosikan, seni budaya tradisi dan adat istiadat yang asli di Bumi Sekala Bekhak sehingga berdampak pada meningkatnya kunjungan wisatawan yang tentunya berpengaruh besar terhadap kesejahteraan masyarakat.

Dalam rangkaian FSB terdapat tangkai-tangkai lomba seni budaya tradisi yang nantinya akan diadakan, tentu ini menjadi sebuah hiburan dan yang paling utama upaya pelestarian sehingga seni budaya tersebut bisa kita pertahankan dan menjadi warisan kepada generasi mendatang.

Festival itu mengusung tema Menikmati Alam dan Budaya sehingga menjadikan hal yang menarik bagi calon wisatawan yang akan berkunjung ke Bumi Sekala Bekhak, mengkolaborasikan antara keindahan dan kealamian alam dengan budaya masyarakat yang masih bertahan keasliannya hingga saat ini. Itu patut menjadi kebanggaan.

Diharap event pada FSB tersebut akan membangkitkan semangat masyarakat dalam membangun di berbagai bidang utamanya dari sektor pariwisata dan budaya demi mewujudkan Lampung Barat yang lebih hebat.

“Kami berharap pelaksanaan FSB ini mampu memberikan hiburan bagi masyarakat, wisatawan dan yang terpenting mampu mendatangkan devisa karena Lambar merupakan kota wisata penuh kenangan, ragam budayanya mempesona, di samping itu juga adat istiadatnya unik, cagar budayanya menarik. Alamnya pun memancarkan pesona dan menjadi kekayaan pariwasata Lambar,” ujar bupati.

Hippun Adat Saibatin Paksi (Musyawarah Agung Para Suttan Kerajaan) Adat Paksi Pak Sekala Bekhak menyampaikan ucapan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada Pemkab Lambar dan DPRD Lambar atas perhatian dan bantuan dalam pelestarian adat.

Mengapresiasi pembangunan yang dilakukan pemkab atas pembangunan infrastuktur pembangunan secara maksimal dan bisa dirasakan pemanfaatannya oleh masyarakat. Para sai batin juga meminta Pemda untuk dapat menganggarkan biaya pemeliharaan Gedung Dalom yang memadai mengingat kondisi gedung dalom sangat  banyak membutuhkan perbaikan.

Pemeliharaan dan perbaikan kepada simbol tradisi masyarakat Saibatin yang berdiri kokoh di Taman Kota Kamtebiu yaitu Tugu Sekura untuk dapat disesuaikan dengan teradisi dengan aslinya , yaitu menggunakan wajah Sekura Betik.

Siger Lekuk Pitu adalah simbol keagungan milik Saibatin, untuk itu diperlukan hak paten Saibatin Paksi Pak meminta untuk dapat direkomendasikan oleh Pemda kepada HKI sebagai hak milik Paksi Pak Sekala Bekhak.

Dalam rangka pelestarian seni dan adat budaya perlu dilakukan pementasan –pementasan seni budaya tradisi kerajaan untuk itu diperlukan gedung yang berfungsi untuk menyediakan sarana tersebut serta pertemuan –pertemuan penting dalam masalah adat istiadat tersebut.

Diharapkan pemkab dapat membangun gedung taman budaya untuk mengedukasikan kepada anak cucu serta wisatawan tentang kebesaran adat istiadat dari Kerajaan Paksi Pak Sekala Bekhak diperlukan pembangunan Museum Paksi Pak Sekala Bekhak.

Alat tradisional gamolan pekhing adalah alat musik yang diwariskan oleh nenek moyang agar supaya alat musik  tersebut dapat diwariskan kepada generasi mendatang untuk dapat dimasukkan pembelajarannya kedalam kurikulum mulai dari tingkat SD –SMA.

Guna penertiban tanah-tanah ulayat dari kerjaan adat diharapkan pemda untuk dapat memfasilitasi pengurusan kepemilikan tanah-tanah adat tersebut.

Sebagai sebuah kehanguman bersama bubasa/etika dalam berbicara sangat di perlukan dalam adat, untuk itu diminta kepada pemda untuk dapat memasyarakatkan “ bubasa dan serta mempergunakan pada lingkup mereka.

Meminta kepada Pemda untuk dapat membuat Perda tentang Adat Sai Batin guna menjadi pedoman dalam menjalankan adat istiadat secara tertulis dan dapat diwariskan kepada generasi penerus.

Saibatin Paksi Pak Sekala Bekhak akan selalu mendampingi pemda dalam menjalankan roda pemerintahan dan pembangunan Lambar, dalam setiap kesempatan sai batin paksi pak senantiasa hadir dalam kegiatan-kegiatan besar dari kabupaten Lambar untuk itu diperlukan pembuatan rumah singgah yang berfungsi sebagai destinasi pariwisata Lambar. Sebagai bahan pertimbangan Saibatin kepaksian Buay Nyerupa mempunyai tanah 3 Ha dapat di pergunakan untuk pembangunan rumah singgah tersebut.

Seperti halnya dengan pembangunan infrastuktur, pembangunan manusia (jiwa) perlu dilaksanakan secara optimal,  untuk itu program-porgram yang telah lalu untuk dapat dijadikan secara periodik dilakukan FSB sebagai salah satu upaya pemeliharaan kearifan lokal, khususnya nilai-nilai budaya yang terkandung dalam adat sai batin serta mengajarkan tentang kecintaan kepada budaya dan alam sebagai anugerah Allah SWT.

Secara periodik pemkab memberangkatkan masyarakat adat menunaikan ibadah umroh. Pihak eksekutif dan legislatif meninjau kembali hasil keputusan Hippun adat tahun yang lalu dan memperioritaskan program yang telah diusulkan oleh Saibatin Paksi Pak.

FSB itu dianggarkan Rp800 juta dan akan dilanjutkan dua hari kedepan dengan acara bertempat di Lapangan Merdeka, Pasar Liwa. Pembukaan FSB diawali pertemuan antara jajaran pemkab dengan para Saibatin Paksi Pak Bumi Sekala Bekhak.

Turut hadir Wakil Bupati Lambar Mad Hasnurin, Ketua DPRD Lambar Edi Novial, Kapolres Lambar AKBP Tri Suhartanto, Kasdim 0422 Lambar Agus S, Forkompinda, Muspida, Kepala OPD, Para Saibatin Paksi Pak Bumi Sekala Bekhak.

Sai Batin Kepaksian Buay Belunguh Yanuar Firmansyah Gelar Suttan Junjungan Sakti, Sai Batin Kepaksian Buay Pernong Pangeran Edward Syah Pernong Gelar Suttan Sekala Bekhak Yang Dipertuan Ke-23 yang diwakilkan oleh Gusti Sembahan Widyatmoko Kurniawan.

Sai Batin Kepaksian Buay Nyerupa Salman Parsi Gelar Suttan Piekulun Jayadiningrat, Sai Batin Kepaksian Buay Bejalan di Way Salayar Akbar Puspanegara Gelar Suttan Jaya Kesuma Ke IV serta undangan lainnya.(FB)

FSB Tingkatkan Kesejahtaraan Rakyat

Penulis: 
    author

    Posting Terkait

    Tinggalkan pesan