FSTV: Bawaslu Lampung Didesak Usut Dugaan Politik Uang Arinal-Nunik

BANDAR LAMPUNG — PENDUKUNG dari tiga pasangan calon Gubernur/Wakil Gubernur Lampung melakukan aksi unjuk rasa di kantor Bawaslu Lampung, terkait penolakan terhadap praktik politik uang.

Ratusan massa pendukung pasangan calon gubernur Lampung dari Ridho-Bachtiar, Herman HN-Sutono, dan Mustafa-Ahmad Jazuli, melakukan aksi damai mendesak Bawaslu Lampung untuk mengusut tuntas berbagai temuan politik uang yang terjadi, menjelang hari pemungutan suara pada 27 Juni lalu.

Baca Juga:  Resmen Khadafi Dukung Langkah KRLUPB Laporkan Bawaslu

Dugaan pelanggaran pidana politik uang yang dilakukan paslon nomor urut tiga, Arinal-Nunik, dilakukan secara terstruktur, sistematis, dan masif (TSM).

Dugaan politik uang yang dilakukan oleh Arinal-Nunik ini telah mencederai proses demokrasi di Pilgub Lampung.

Mereka meminta Bawaslu Lampung untuk menegakkan Pilgub Lampung yang bersih. Dan menyatakan perang terhadap politik uang.

Baca Juga:  Bawaslu Sebut 7 Provinsi Ini Rawan Politik Uang

Politik uang sangat mencederai proses demokrasi Pilgub Lampung, padahal saat ini pemerintah sedang menggalakkan pilkada serentak yang bersih, tanpa politik uang.

Para pendemo berharap Bawaslu berani memberikan sanksi tegas berupa pembatalan Arinal-Nunik sebagai kandidat paslon di Pilgub Lampung.

Sementara, Ketua Bawaslu Provinsi Lampung, Fatikhatul Khoiriyah, yang menemui para pengunjuk rasa mengaku masih mendalami dugaan politik uang yang diadukan sejumlah pihak.

Baca Juga:  Kuasa Hukum Paslon Gubernur Lampung Arinal-Nunik Minta Tunda Sidang Politik Uang

Terdapat enam laporan dugaan politik uang yang sedang diproses di enam Panwaslu kabupaten/kota di antaranya Bandar Lampung/ Pringsewu/ Pesawaran/ Tanggamus/ Lampung Tengah/ dan Way Kanan. (FSTV)

Arinal-Nunik Bawaslu Lampung Politik Uang

Penulis: 
    author

    Posting Terkait

    Tinggalkan pesan