Gaya Rambut ‘Petai’ Sandiaga saat Blusukan ke Pasar

Foto: Istimewa

Calon Wakil Presiden (Cawapres) nomor urut 2 Sandiaga Uno blusukan ke pasar Sukamelang Subang, Minggu (14/10/2018). Pedagang pasar heboh begitu Sandiaga memasuki pasar yang sempit tersebut.

Pedagang bernama Nyai, pedagang petai dan jengkol, senang bukan kepalang ketika Sandi menghampiri lapaknya. Nyai mengaku dagangannya sepi.

“Tapi hari ini beda euy, begitu tahu Pak Sandi datang, jadi rame banget pasarnya,” kata nyai dengan senyum sumringah.

Baca Juga:  Sandiaga Batal ke Lampung, Gerindra Tetap Optimis Penuhi Target 70 Persen Suara

Ada peristiwa yang membuat warga yang ikut berkerumun tertawa terbahak ketika Sandi meletakkan pete di bahu dan kepalanya.

“Neh Pak Andi Arief, rambut saya sampai berubah jadi warna hijau, karena kampanye terus menerus,” ucap Sandi didampingi Ketum PAN Zulkifli Hasan.

Pasar di Subang ini sebenarnya sudah menyediakan lapak berjualan di dalam untuk para pedagang. Tetapi mereka lebih memilih berdagang di luar.

“Abisnya di dalam sepi sih. Jadi kita mending jualan di luar,” kata Neni pedagang pasar.

Baca Juga:  Cawapres Sandiaga Uno Sapa Warga Bandar Lampung

“Nanti kita perbaiki. Sehingga tempat-tempat yang kosong terisi. Jadi terlihat lebih tertib dan pasar jadi rame, dan dapat meningkatkan pendapatan para pedagang karena tertata dengan baik,” ucap Sandi yang juga Ketua Umum Asosiasi Pedagang Pasar Seluruh Indonesia (APPSI).

Cawapres yang diusung Gerindra, Demokrat, PAN, PKS dan Berkarya ini ditemani Ketua Umum Zulkifli Hasan mendengar aspirasi para pedagang. Mayoritas mengeluhkan menurunnya pendapatan sedangkan modal dagang semakin besar.

Baca Juga:  Ingin Sukses, Sandi: Ayo Berwirausaha

“Kita dengarkan aspirasi rakyat, kayak bu Sri tadi, lebih besar pengeluaran dari pada pendapatan. Untuk itu, jika terpilih saya akan membangun lapangan pekerjaan supaya perekonomian masyarakat meningkat. Menstabilkan harga kebutuhan pokok”, Tambah sandi di tengah-tengah pasar.

Seperti yang dilansir dari detik.com, Sandi mengakhiri blusukan di pasar dengan sarapan pagi bersama pedagang pasar dan warga. (net/hp)

sandiaga uno

Penulis: 
    author

    Posting Terkait

    Tinggalkan pesan