Gegara Hutang Paman Tikam Keponakan

Ilustrasi (Ist)

LIWA– Kisah tragis lagi-lagi terulang di Lampung Barat (Lambar), pemicunya dilatarbelakangi masalah hutang piutang. Akibatnya, sang paman tega menikam keponakannya. Pelaku Abdul Syukur (69), sementara korban Sangkuddin (62), keduanya warga Pemangku empat Pekon Waypetai, Kecamatan Sumberjaya, Lambar. Peristiwa terjadi pada Selasa (22/8) malam sekitar pukul 10.00 Wib.

Baca Juga:  Gegara Kredit Motor Berujung Penikaman

Kapolsek Sumberjaya, Kompol Muphian Somad, mendampingi Kapolres Lambar AKBP Tri Hartanto, S.I.K., kepada wartawan menegaskan, perseteruan antar kedua belah pihak bersaudara tersebut terjadi saat keduanya bertemu ditempat orang meninggal yang tak lain tetangga sekampung kedua belah pihak yang bertikai. Dari keterangan tersangka, duduk permasalahannya adalah masalah hutang korban sejak 1989, yang tak kunjung dibayar hingga sekarang walaupun sudah kerap kali ditagih.

Baca Juga:  Gegara Kredit Motor Berujung Penikaman

“Pengakuan tersangka, setiap ditagih korban marah-marah. Dan saat keduanya bertemu ditempat duka kembali ditagih. Tapi korban justru emosi dan pelaku juga terpancing emosinya lalu membacok dari belakang menggunakan pisau. Barang bukti pisau yang digunakan membacok, sengaja dibawa pelaku. Namun pisau itu dibawa tersangka untuk bantu-bantu potong ayam atau lainnya yang biasa dilakukan warga.

Baca Juga:  Gegara Kredit Motor Berujung Penikaman

Dan akibat berbuatannya Abdul harus mempertanggung jawabkan perbuatannya yakni pelanggaran Pasal 351, KUHP Penganiayaan. Ancaman maksimal 5 tahun,” terang Kompol Muphian Somad. (*)

Ditikam

Penulis: 
    author

    Posting Terkait

    Tinggalkan pesan